Foto IG
Kanalnews.co, BANDUNG- Komite Disiplin (Komdis) PSSI akan melakukan investigasi terkait insiden meninggalnya dua Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Komdis menduga tragedi tersebut karena over kapasitas stadion.
Dua orang Bobotoh meninggal dunia saat hendak menyaksikan pertandingan kedua Grup C Piala Presiden 2022 antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di GBLA, Jumat (17/6/2022). Berdasarkan keterangan sementara, kedua Bobotoh atas nama Ahmad Solihin (29) dan Sopiana Yusuf (20) meninggal karena terinjak-injak oleh massa yang ingin memasuki Stadion GBLA.

“Kami segera melakukan investigasi kenapa ini bisa terjadi. Ini yang akan kita dalami. Saat ini kita tidak bisa berandai-andai soal peristiwa ini,” kata Ketua Komdis PSSI, Erwin Tobing.

“Kalau kita melihat stadion yang penuh, amat mungkin itu over capacity. Lalu di mana kesalahannya? Apakah panitia mencetak tiket tidak sesuai dengan regulasi, atau panpel yang tidak siap. Semua akan kita dalami,” imbuh Erwin.

Erwin menilai, ada kemungkinan insiden ini disebabkan oleh over capacity Stadion GBLA. Pasalnya, kepolisian hanya mengizinkan panpel Persib mencetak 15 ribu tiket pertandingan, tetapi jika disaksikan dari televisi, jumlah tersebut diperkirakan lebih banyak.

“PSSI akan bertindak tegas. Saya pastikan itu. Apalagi ini mengakibatkan dua nyawa melayang,” imbuh Erwin.

Erwin pun meminta semua pihak untuk sabar menunggu investigasi yang dilakukan polisi dan PSSI.

“PSSI akan mendukung sepenuhnya investigasi yang dilakukan pihak kepolisian. Nantinya jika semua sudah terjawab penyebab semua ini, pasti akan kita buka ke publik.” (RR)