KANALNEWS. Jakarta – Djamhuron P Wibowo, Ketua Umum terpilih Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta bergerak cepat untuk merealisasikan tiga pilar yang diusungnya dalam pemilihan Ketua Umum pada Musyawarah Olahraga Luar Biasa (Musorprovlub) awal bulan lalu.
Tiga pilar yang dimaksud adalah eksekutif (pemerintah provinsi), legislatif (DPRD), dan KONI DKI Jakarta sebagai organisasi yang memayungi olahraga Ibukota dengan bantuan anggaran hibah dari pemerintah provinsi DKI Jakarta. Ketiganya harus bersinergi dengan baik untuk terbangunnya prestasi yang kokoh.
Langkah Jenderal Purnawirawan TNI AL bintang satu itu patut diacungi jempol, usai menemui Gubernur dan Wakil Gubernur DKI di Balaikota Jakarta, kini Pak Jam sapaan akrab Djamhuron menemui Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di kantor DPRD Kebon Sirih Jakarta Pusat.
“Ketua DPRD mendesak KONI Provinsi DKI Jakarta mempercepat persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON). KONI DKI sudah kehilangan waktu satu tahun, menyusul konflik internal dalam satu tahun terakhir ini,” ujar mantan komandan kontingen DKI Jakarta pada PON Jawa Barat itu usai di terima Ketua DPRD di Jakarta, Senin (15/1/2018).
Hadir pula pada kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Ferial Sofyan dan anggota DPRD Ashraf Ali yang juga pernah menjadi pengurus KONI DKI.
“Ketua DPRD mendukung penuh KONI DKI Jakarta dalam mempersiapkan atlet menuju PON XX/2020 Papua. Anggaran yang diajukan akan dipenuhi asalkan realistis, jelas peruntukannya, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Djamhuron lebih lanjut.
Menurutnya Pras juga berharap KONI DKI cermat menghitung peluang. Paparan untuk meraih juara umum PON XX/2020 Papua harus melalui analisa yang logis dan realistis. Kecanggihan teknologi harus dimanfaatkan untuk mengintip kekuatan lawan sehingga perhitungannya akurat.
“Intinya Pak Pras tidak mau laporan asal bapak senang. Kerja harus terukur karena setiap anggaran yang dikeluarkan harus dipertanggungjawabkan dengan hasil yang diperoleh, yaktu prestasi,” lanjut Djamhuron.
Selain itu, Ketua DPRD juga mengimbau agar seluruh cabang olahraga yang kemarin ‘bertarung’ dalam pemilihan Ketua KONI DKI Jakarta, bersatu kembali dan menatap ke depan menuju PON Papua. Kalah menang dalam sebuah pemilihan itu biasa, dengan segala dinamika yang terjadi. Tapi setelah itu harus bersatu demi olahraga DKI Jakarta.
Djamhuron menggaris bawahi kompetisi telah usai mari kita melupakan semua yang telah dilalui dalam Musorprov, selain itu Ketua DPRD mengharapkan pengurus KONI DKI sudah menyiapkan strategi pemenangan PON. “Pak Pras meminta pengurus cepat dibentuk agar pekerjaan segera dimulai. Untuk hal ini, kami sudah membentuk tim kecil sebagai tim transisi yang bekerja menghimpun data dari cabang olahraga,” ujarnya.
“Dalam waktu dekat kami akan mengumpulkan pimpinan cabor untuk meminta data akurat tentang atlet, program latihan, dan peluang meraih medali pada PON Papua, Kita akan menerima masukan dari cabor, karena mereka yang mengerti kekuatan timnya dan peluang meraih medali di PON. Tentu saja apa yang kita terima dari cabor tidak akan ditelan mentah-mentah, melainkan akan diuji oleh tim transisi dengan melihat data yang ada,” demikian Djamhuron. (WAN)




































