
Kanalnews.co, JAKARTA– Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) enggan menanggapi adanya dugaan dari PPTAK soal transaksi keuangan ke penerima yang diduga berafiliasi dengan Al-Qaeda. ACT mengaku akan memeriksa lebih dulu.
Sebelumnya, PPATK menemukan adanya dugaan transaksi keuangan secara individu dari karyawan ACT ke penerima yang diduga berafiliasi dengan organisasi terorisme, Al-Qaeda. Si penerima dana pernah ditangkap oleh kepolisian Turki.
PPATK sendiri masih mendalami temuannya itu. Ada beberapa kemungkinan, apakah transaksi itu dilakukan untuk aktivitas selain donasi atau hanya kebetulan.
“Bagaimana dengan catatan PPATK? Sementara saya tidak ingin menjawab dulu di sini,” ucap Ibnu Khajar Presiden ACT.
“Kami juga sedang lihat, kami tidak akan lihat sekarang, karena pasca tadi siang kami juga ikuti kami perlu waktu untuk melihat siapa kira-kira yang dimaksudkan, apa kita belum paham sama sekali, daripada saya salah menjelaskan, saya juga belum detail, biarkan kami sebentar untuk merenung, melihat kembali,” ungkapnya. (ads)




































