Ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Kementerian Kesehatan tak menutup kemungkinan Indonesia bakal melakukan vaksinasi Covid-19 booster keempat. Namun rencana itu masih dikaji lebih dalam oleh peneliti dan ahli kesehatan.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan rencana vaksin booster keempat masih dibicarakan. Saat ini prioritas pemerintah adalah melengkapi vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia.

“Kalau nanti diperlukan dengan studi yang terus kita evaluasi ternyata kita butuh booster keempat, bukan tidak mungkin booster keempat itu perlu dilakukan,” kata Dante.

Ia menjelaskan alasan vaksinasi booster harus dilakukan karena terjadi penurunan efikasi dari vaksin tahap 1 dan 2. Berdasarkan data, proteksi antibodi akan bertambah 16 persen dengan pemberian vaksin dosis pertama. Kemudian 67 persen pada pemberian dosis kedua, dan 97 persen pada pemberian booster.

“Jadi selama ini terus akan bergeser mengikuti apa yang kita putuskan, mengikuti tren dari perkembangan Covid-19 ini di populasi, dengan dasar evidence based atau studi-studi kaidah ilmiah yang kuat,” katanya.

Manfaat vaksinasi juga sudah ditegaskan dapat mengurangi risiko kematian. Data Kemenkes menyebutkan kasus kematian karena Covid-19 berkurang 11 persen dengan pemberian vaksin dosis pertama. lalu, 67 persen berkurang pada pemberian dosis kedua, dan bertambah 91 persen pada pemberian booster. (ads)