Foto ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengkritik PKS yang kerap kontra dengan pemerintah. Hasto mempertanyakan kepemimpinan PKS selama di Depok.

PKS belakangan menolak kenaikan harga BBM. Hal itu ditunjukkan oleh seluruh anggota DPR Fraksi PKS yang meninggalkan ruangan saat rapat paripurna sedang berlangsung di ruang paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (6/9).

Hasto lantas mempertanyakan kinerja PKS selama memimpin daerah. Salah satunya Depok yang merupakan mayoritas suara PKS.

“Sekarang tampilkan saja kepala daerah mana dari PKS yang berprestasi? Di Kota Depok puluhan tahun dipimpin PKS tetapi bagaimana prestasinya? Itu baru memimpin kota, belum memimpin Indonesia yang begitu kompleks,” kata Hasto.

Ia bahkan mengungkit peran PKS yang saat berada dalam koalisi Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) justru mendukung penyerahan blok Cepu ke Exxon Mobil.

“Apa yang dilakukan PKS secara tidak langsung memperlemah Palestina. Karena penguatan AS berarti memperlemah Palestina,” ujar Hasto.

Ia pun meminta seluruh partai politik dapat memberikan dukungan kepada pemerintah dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks ke depannya. Bukan sebaliknya, mengkritik tanpa solusi.

“Bank Dunia juga sekarang memperkirakan akan terjadi resesi pada 2023 sehingga baiknya seluruh parpol memberikan seluruh energi positif daripada kampanye sepihak yang tidak berbasiskan pada data,” kata Hasto.