
Kanalnews.co, JAKARTA– Menko PMK Muhadjir Effendy tidak setuju jika SDN Pondok Cina 1 Depok, Jawa Barat digusur demi pembangunan masjid. Ia menegaskan pendidikan lebih penting.
Polemik relokasi SDN Pocin 1 Depok sempat bergulir. Wali Kota Depok M Idris akhirnya memutuskan menunda rencana pembangunan masjid Al Qudus tersebut.
“Tentu saja sangat tidak kita inginkan kalau penghapusan sekolah itu demi untuk tempat ibadah (masjid), karena dua-duanya sangat urgen. Bahkan pendidikan itu lebih penting, kalau ibadah malah bisa di mana-mana,” kata Muhadjir.
Untuk itu, Muhadjir memastikan tak akan tinggal diam. Ia sudah berbicara dengan Pemkot Depok dan Pemprov Jawa Barat agar pembangunan masjid tidak sampai menelantarkan siswa untuk mendapatkan hak belajar.
“Karena waktu itu saya sudah minta Pemkot tidak boleh mendirikan masjid di tempat itu sebelum ada kepastian bahwa anak-anak dan warga sudah menerima relokasi, relokasi harus representatif, paling tidak sama dengan semula, syukur-syukur bisa lebih (baik) kondisinya,” katanya.
Seperti diketahui, lahan SDN Pocin 1 bakal dialihfungsikan menjadi masjid oleh Pemkot Depok. Para siswa diminta untuk pindah sekolah ke SDN Pocin 3 dan 5.
Namun sebanyak 181 murid masih bertahan di SDN Pocin 1. Pada prosesnya Walkot Depok memutuskan menunda pembangunan masjid.


































