Foto PSSI

Kanalnews.co, JAKARTA– Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengakui laga Timnas Indonesia melawan Bahrain menguras tenaga dan emosi usai dirusak oleh kepemimpinan wasit. Namun, Erick meminta Skuat Garuda bisa segera melupakan kejadian tersebut dan menatap laga berikutnya.

Timnas Indonesia sedang terpuruk usai kemenangan yang sudah ada di depan mata dirusak oleh kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf pada laga lanjutan Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia kontra Bahrain di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10). Laga berakhir imbang 2-2.

Salah satunya yang menyesakkan hati adalah Al-Kaf membiarkan pertandingan berlangsung melebih waktu injury time hingga 110 menit. Saat itu pula, Bahrain akhirnya berhasil mencetak gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 90+9, atau lebih tiga menit dari waktu yang dialokasikan.

“Ada banyak opini tentang laga Timnas lawan Bahrain itu. Tapi, saya harap para pemain dan tim pelatih sudah lupakan itu,” kata Erick Thohir dalam keterangannya, Jumat (11/10).

Meski begitu, menteri BUMN itu meminta agar Jay Idzes dkk segera move on dari kondisi ini. Sebab sudah ditunggu laga selanjutnya melawan China di Qingdao Youth Football Stadium pada 15 Oktober.

Erick meminta pemain fokus dan membawa pulang poin penuh.

“Susun strategi yang lebih matang untuk hadapi China dalam empat hari lagi.”

“Apalagi situasinya berbeda. Mulai dari cuaca, kesiapan fisik, termasuk recovery, hingga lawan yang punya ambisi meraih poin pertamanya. Ini yang harus kita lebih fokus dan waspadai,” katanya. (pht)