Kanalnews.co, JAKARTA – Persiapan menyambut Pekan Olahraga Nasional (PON) Pantai I/2026 di Ancol, Jakarta Utara, tidak hanya berfokus pada kesiapan pertandingan. Di balik agenda olahraga nasional yang akan berlangsung pada 21–27 November 2026 tersebut, sinergi dan kolaborasi antarlembaga terus diperkuat guna memastikan penyelenggaraan sekaligus publikasinya berjalan optimal.
Ajang yang akan diikuti kontingen dari 38 provinsi ini diharapkan menjadi panggung lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat dunia. Lebih dari itu, PON Pantai juga diproyeksikan menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi olahraga perairan Indonesia, mengembangkan sport tourism dan sport industry, serta mendorong masyarakat semakin aktif berolahraga.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bidang Media dan Humas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah kementerian dan lembaga di Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI) Molly Prabawaty, Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Putri Viola yang didampingi Inda Purnama.
Turut hadir perwakilan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Ihsan; Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Imma Zakaria; Detasemen Khusus (Densus) 88; serta tim media KONI DKI Jakarta, yakni Ahmad Yani, M. Fiky Azis, dan Rialini Nonnie Rering.
PON Pantai I/2026 merupakan agenda yang digagas KONI Pusat dengan DKI Jakarta sebagai tuan rumah. Penyelenggaraan ini sejalan dengan semangat pembangunan olahraga nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mendorong prestasi serta memperkuat daya saing bangsa.
Ketua Bidang Media dan Humas KONI Pusat, Tirto Prima Putra, menegaskan bahwa keberhasilan PON Pantai I/2026 tidak semata-mata diukur dari suksesnya penyelenggaraan pertandingan. Kemampuan membangun narasi positif tentang olahraga dan menyebarluaskan informasi secara luas kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dari keberhasilan tersebut.
“Kolaborasi menjadi kunci suksesnya PON Pantai I/2026 DKI Jakarta. Kita ingin ajang ini bukan hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga menghadirkan pesan positif bahwa olahraga mampu menjadi alat pemersatu bangsa. Di sisi lain, kita memiliki banyak potensi destinasi yang bisa dikembangkan melalui sport tourism, dan Ancol menjadi salah satu kawasan strategis untuk itu,” ujar Tirto.
Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyampaikan informasi yang positif, inspiratif, dan terarah melalui semangat redaksi bersama. Publikasi yang dibangun diharapkan tidak hanya menjangkau kalangan olahraga, tetapi juga wisatawan dan masyarakat umum, khususnya pengunjung kawasan Ancol.
Dengan demikian, berbagai cerita menarik selama penyelenggaraan PON Pantai I/2026 dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan olahraga pantai sekaligus potensi wisata Indonesia kepada publik yang lebih luas.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas KONI Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Yani, menyebut PON Pantai bukan sekadar momentum untuk mengukur prestasi atlet. Ajang ini juga memiliki nilai strategis dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan memperkuat persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Sosialisasi PON Pantai terus dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga, seperti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BUMD, hingga kementerian terkait. Kami juga melibatkan atlet yang memiliki jumlah pengikut atau followers besar di media sosial untuk menjangkau generasi muda secara lebih luas, sehingga sosialisasi dapat berjalan maksimal dan masif,” ungkapnya.
Publikasi Masif
Upaya memperluas gaung PON Pantai I/2026 mendapat respons positif dari sejumlah kementerian dan lembaga negara. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat jangkauan informasi, sehingga masyarakat dari berbagai kalangan dapat mengetahui dan ikut merasakan kemeriahan ajang olahraga nasional tersebut.
Staf Ahli Menteri Komdigi RI, Molly Prabawaty, menyatakan kesiapan pihaknya untuk membantu menyukseskan PON Pantai I/2026 DKI Jakarta. Dukungan yang diharapkan dapat diberikan antara lain penyediaan media center, keterlibatan tim redaksi, serta penguatan diseminasi informasi melalui jaringan komunikasi pemerintah.
“Ini tentunya sangat menarik. Kami juga terus berupaya membantu setiap penyelenggaraan ajang olahraga nasional. Saat ini, perhatian kami tertuju pada PON Pantai I/2026 DKI Jakarta yang merupakan agenda strategis. Kami akan menyampaikan laporan kepada Ibu Menteri Komdigi serta mengupayakan dukungan untuk pengadaan media center,” jelas Molly.
Ia menambahkan, peluang memperluas publikasi juga terbuka melalui jaringan kementerian dan lembaga, termasuk pemanfaatan videotron serta berbagai fasilitas komunikasi publik milik instansi pemerintah.
“Kami melihat peluang untuk memperluas publikasi PON Pantai ini melalui jaringan kementerian dan lembaga, termasuk pemanfaatan videotron serta fasilitas komunikasi publik milik instansi pemerintah. Meskipun waktu pelaksanaan semakin dekat, kami berkomitmen memberikan dukungan secara maksimal,” lanjutnya.
Dukungan juga datang dari Densus 88. Lembaga tersebut melihat olahraga sebagai salah satu sarana untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, kebudayaan, persahabatan, dan persatuan. Semangat tersebut sejalan dengan upaya pencegahan radikalisme melalui pendekatan yang mengedepankan kebersamaan dan nilai kebangsaan.
“Kami mungkin akan membantu mulai dari publikasi hingga dukungan tenaga. Jika diperkenankan, kami juga akan membuka booth dalam penyelenggaraan PON Pantai I/2026 DKI Jakarta,” ungkap perwakilan Densus 88.
Sementara itu, KSP RI yang diwakili Imma Zakaria dan Bakom RI yang diwakili Ihsan Bahsith turut menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan PON Pantai I/2026. Sebagai bagian dari komunikasi pemerintah, kedua lembaga tersebut membuka peluang untuk menjadi jembatan publikasi melalui berbagai kanal resmi pemerintah.
Selain itu, kolaborasi juga dapat diwujudkan melalui kegiatan dialog dan podcast guna memperkenalkan PON Pantai kepada masyarakat dengan pendekatan komunikasi yang lebih menarik dan mudah diakses.
Dukungan serupa disampaikan Kemenpora RI. Melalui Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga, Putri Viola, Kemenpora menyatakan kesiapan untuk membantu penyebarluasan informasi melalui kanal website resmi serta membuka peluang kolaborasi dalam produksi konten.
“Kami siap mendukung penyebarluasan informasi PON Pantai I/2026 melalui kanal komunikasi Kemenpora RI. Kolaborasi pertukaran foto dan video serta penyampaian informasi awal mengenai atlet dan figur olahraga juga dapat memperkuat publikasi dan menjangkau masyarakat lebih luas,” ungkap Putri Viola.
Sinergi antara penyelenggara, pemerintah, media, cabang olahraga, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan PON Pantai I/2026. Kolaborasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk menyukseskan pertandingan, tetapi juga memperkenalkan potensi olahraga perairan Indonesia sekaligus membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.
67 Nomor di Empat Venue Ancol
Dari sisi kompetisi, PON Pantai I/2026 akan mempertandingkan 10 cabang olahraga (cabor), 11 disiplin, dengan total 67 nomor pertandingan.
Sepuluh cabang olahraga yang akan meramaikan ajang ini meliputi Akuatik (Polo Air dan Renang Perairan Terbuka), Bola Basket 3×3, Bola Voli Pantai, Bola Tangan Pantai, Layar, Modern Pentathlon, Rugby, Selam Laut, Teqball, dan Triathlon.
Sekretaris Umum Panitia Besar (PB) PON Pantai 2026, Andri Paranoan, menjelaskan bahwa seluruh pertandingan akan digelar di empat venue yang berada di kawasan Ancol, yakni Beach City International Stadium (BCIS), Beach Pool, Pantai Festival, dan Pantai Lagoon.
Di Beach City International Stadium (BCIS), pertandingan akan meliputi Bola Basket 3×3 dengan dua nomor, Bola Tangan Pantai dua nomor, Teqball delapan nomor, serta Triathlon sebanyak 11 nomor.
Sementara itu, Beach Pool akan menjadi arena pertandingan Akuatik nomor Polo Air sebanyak dua nomor, Modern Pentathlon 15 nomor, serta Rugby Pantai empat nomor.
Adapun Pantai Festival akan menjadi lokasi pertandingan Akuatik nomor Renang Perairan Terbuka sebanyak empat nomor dan Selam Laut enam nomor.
Sedangkan di Pantai Lagoon, dua cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni Bola Voli Pantai dengan dua nomor dan Layar sebanyak 11 nomor.
Dengan 67 nomor pertandingan yang tersebar di empat venue, PON Pantai I/2026 diharapkan tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga yang kompetitif, tetapi juga menjadi etalase potensi olahraga pantai dan perairan Indonesia. Ancol pun diproyeksikan menjadi pusat perhatian masyarakat olahraga sekaligus destinasi sport tourism selama penyelenggaraan berlangsung.


































