
Kanalnews.co, MALANG – Arema FC tak mau kecolongan saat menjamu RANS Nusantara FC pada laga perdana I.League Cup 2026/27 di Stadion Kanjuruhan, Selasa (3/11) sore. Pelatih Andre Caldas secara khusus menyoroti dua pemain lawan yang dinilai bisa menjadi ancaman besar bagi pertahanan Singo Edan.
Kedua pemain tersebut adalah Roul dan Dick. Kecepatan serta potensi ancaman yang dimiliki keduanya membuat Andre meminta barisan pertahanan Arema FC meningkatkan kewaspadaan.
Bukan tanpa alasan, pelatih asal Brasil itu sudah mempelajari rekaman pertandingan RANS Nusantara untuk membaca pola serangan dan mengidentifikasi pemain yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Kami telah mempelajari rekaman video bagaimana mereka menyerang. Kami harus mewaspadai dua pemain mereka yang sangat berbahaya, Roul dan Dick. Lini belakang kami harus benar-benar waspada terhadap keduanya,” ujar Andre.
Ancaman dari RANS datang ketika Arema FC masih memiliki pekerjaan rumah di sektor pertahanan. Kesalahan koordinasi antarlini dalam pertandingan sebelumnya menjadi bahan evaluasi serius sebelum menghadapi tim berjuluk The Prestige Phoenix tersebut.
Andre menegaskan, menjaga pertahanan bukan hanya tugas empat pemain belakang. Seluruh pemain harus ikut membantu menghentikan serangan lawan, mulai dari penyerang yang melakukan tekanan hingga gelandang yang menutup ruang gerak.
Dia bahkan menemukan bahwa proses terciptanya dua gol lawan pada pertandingan sebelumnya bermula dari lini depan sebelum akhirnya berujung di pertahanan Arema.
“Untuk dua gol tersebut, prosesnya bermula dari lini depan dimulai dari Samuel hingga akhirnya berujung di lini belakang,” jelasnya.
Karena itu, Andre ingin anak asuhnya tampil lebih disiplin dan kompak. Dia tidak ingin Roul dan Dick mendapatkan ruang bebas untuk mengembangkan serangan maupun mengeksploitasi kelemahan pertahanan Singo Edan.
Meski mengakui pembenahan membutuhkan waktu, Andre tetap optimistis timnya mampu memperbaiki kekurangan melalui kerja sama seluruh pemain.
“Saya yakin dengan kerja sama tim, kami bisa memperbaikinya, namun saya butuh lebih banyak waktu,” katanya. (sis)





































