KANALNEWS.co, Bandung – Tiga anggota Bondo Nekat atau Bonek julukan pendukung setia tim Persebaya Surabaya harus merengang nyawa usai mengonsumsi minuman keras oplosan di wilayah Kabupaten Subang saat menuju Kongres Tahunan PSSI di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (7/1/2016).
“Iya benar, mereka meninggal dunia di Pusat Kesehatan Masyarakat Pagaden, Kabupaten Subang,” kata Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus di Bandung, Sabtu malam.
Yusri menjelaskan kronologis insiden yang bermula saat rombongan pencinta tim Persebaya Surabaya yang berjumlah 21 orang itu hendak menuju lokasi Kongres PSSI di Bandung dengan melewati jalur Pantai utara Jawa.
Rombongan Bonek yang berangkat dari Surabaya sejak 4 Januari 2017 dengan bekal seadanya menumpang semua jenis kendaraan yang akhirnya membawa mereka tiba di Kecamatan Pusakanegara Subang pada Jumat (6/1) yang kemudian dijemput oleh Singgih salah seorang pendukung Viking sebutan bagi pendukung Persib Bandung yang beralamatkan di Kecamatan Compreng Kabupaten Subang.
Atas inisiatif Singgih, kemudian rombongan suporter Bonek itu bermalam di kediaman Singgih dan pada malam sabtu suporter Bonek bersama singgih mengkonsumsi Alkohol 70 persen yang dicampur dengan Sprite dan air kelapa.
“Pada malam Sabtu, suporter Bonek bersama Singgih mengonsumsi alkohol 70 persen dicampur dengan Sprite dan air kelapa,” katanya menjelaskan.
Dan pada keesokan harinya, rombongan Bonek itu kembali melanjutkan perjalanan menuju Bandung diantar Singgih menggunakan mobil bak terbuka, namun tiba-tiba seorang Bonek bernama Briyan Adam Virdaus yang diperkirakan keracunan atau over dosis, kemudian meninggal dunia, selanjutnya rombongan lain yang mengeluhkan serupa dibawa ke Puskesmas Pagaden untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Selanjutnya rombongan ke Puskesmas Pagaden untuk memeriksakan saudara Briyan dan kawan-kawan yang keracunan,” katanya.
Tak hanya Briyan, korban lain adalah Rudi (23) juga meninggal dunia, selanjutnya Hasrul (22) semuanya warga Sidoarjo, Jawa Timur, selain itu tercatat lima orang masih dalam penanganan medis, sedangkan sisanya diamankan di Markas Polsek Pagaden.
“Dalam penanganan medis sebanyak lima orang dan sisanya diamankan sementara di Polsek Pagaden,” katanya. (Herwan)






































