Foto Kemenpora

Kanalnews.co, JAKARTA- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menanggapi pujian yang disampaikan Komisi X DPR RI terhadap prestasi atlet Indonesia di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 Thailand. Erick menegaskan, apresiasi tersebut justru menjadi pemacu untuk bekerja lebih keras dan tidak cepat berpuas diri.

Komisi X DPR RI menyampaikan rasa bangga dan memberikan tepuk tangan atas capaian kontingen Merah Putih. Indonesia sukses melampaui target di SEA Games 2025 Thailand dengan meraih 91 medali emas dari target awal 80 emas dan finis di posisi kedua klasemen akhir. Sementara itu, di ajang ASEAN Para Games 2025 Thailand, Indonesia juga menempati peringkat kedua dengan torehan 135 medali emas.

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menyebut pencapaian tersebut sebagai prestasi luar biasa.

“Saya menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diukir atlet Indonesia di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Ini prestasi yang membanggakan,” ujar Hetifah.

Apresiasi serupa juga disampaikan anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Sabam Sinaga.

“Saya sangat mengapresiasi prestasi yang dihasilkan Kemenpora, terutama di SEA Games dan ASEAN Para Games 2025. Kami berharap capaian ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” katanya.

Menanggapi pujian tersebut, Menpora Erick Thohir menegaskan Kemenpora tidak ingin terlena dengan hasil manis yang baru diraih. Ia meminta jajarannya segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memulai persiapan lebih dini menuju SEA Games 2027.

“Apresiasi ini menjadi penyemangat, bukan alasan untuk berpuas diri. Kita harus segera evaluasi dan menyiapkan langkah konkret untuk SEA Games 2027. Tantangannya akan jauh lebih berat,” ujar Erick.

Menurut Erick, Indonesia akan menghadapi persaingan ketat, terutama dari Malaysia yang akan menjadi tuan rumah dan berambisi menjadi juara umum. Selain itu, Vietnam dan Thailand juga dipastikan kembali tampil kuat.

“Kita akan menghadapi Malaysia di kandangnya sendiri, ditambah Vietnam dan Thailand yang selalu menjadi kekuatan besar. Kita harus bekerja maksimal untuk mempertahankan, bahkan meningkatkan prestasi yang sudah diraih,” tutup Erick. (sis)