KANALNEWS, Solo – Gol tunggal yang diciptakan Vendry Mofu mampu mengantarkan Semen Padang melaju ke babak semifinal Piala Presiden2017 setelah klub kebanggaan warga Padang Sumatera Barat itu mengalahkan Bhayangkara FC 1-0 pada laga yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo Jawa Tengah, Minggu (26/2/2017) malam.
Pada babak empat besar klub asuhan Nil Maizar itu akan meladen tantangan Arema FC yang telah lebih dulu menjejakan kakinya di semifinal usai menumbangkan Sriwijaya FC dengan skor 1-0 melalui gol yang diciptkan oleh Adam Alis.
Pada jalannya laga, kedua tim bermain terbuka dan jual beli serangan terjadi saat wasit membunyikan pluit tanda dimulainya laga. Bhayangkara FC mendapatkan peluang mencetak gol lewat Dendy Sulistyawan di menit ke-17. Namun tembakan mantan striker Persela Lamongan itu masih bisa ditangkap kiper Semen Padang, Muhammad Ridwan.
Hasil imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, tembakan kapten Semen Padang belum memberikan bahaya berarti bagi gawang Bhayangkara FC. Memasuki menit ke-67, Riko Simanjutak berhasil memberi umpan matang ke tengah kotak penalti. Sayang, Vendy Mofu yang harusnya bisa menceploskan bola dengan mudah karena kelengahan barisan belakang Bhayangkara FC gagal. Bola hanya melintas di depan Vendy Mofu padahal gawang terbuka lebar baginya.
Kemudian pada menit ke-75 Evan Dimas Darmono membuka peluang mencetak gol. Sayang pergerakan Otavio Dutra sudah terjebak offside lebih dulu.
Akhirnya gol pun tercipta saat laga memasuki menit ke-89. Vendry Mofu menjadi pahlawan pemecah kebuntuan Semen Padang di hadapan gawang Bhayangkara. Gol berawal dari umpan lambung Irsyad Maulana ke dalam kotak penalti Bhayangkara. Mofu berhasil melompat dengan tepat untuk menyundul bola itu ke dalam gawang Bhayangkara FC.
Usai laga, pelatih Semen Padang Nil Maizar bersyukur timnya mampu memenangkan pertandingan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada perjuangan semua pemain yang tak kenal lelah dan mencetak gol hingga mampu melaju ke semifinal. Selanjutnya kami akan fokus mempersiapkan tim melawan Arema,” ujarnya.
Simon Mc Menemy, pelatih Bhayangkara FC mengatakan seharusnya BFC bermain lebih bagus dan anak asuhnya gagal memanfaatkan banyak peluang yang gagal menjadi gol. “Memang sepak bola itu kejam dan kita akan latihan lagi agar anak-anak lebih berkembang pada laga selanjutnya,” katanya.
Simon mengakui meski tanpa striker asing, BFC sudah bagus pasalnya tim yang diasuhnya mampu melaju hingga babak perempat final. “Mungkin kalau ada kita bisa melangkah lebih jauh. Begitulah kalau kerja dengan pemain muda yang ada di tim ini. Kadang bagus sekali kadang tidak,” ujarnya. (Herwan)






































