Kanalnews.co, PAPUA – Panitia Besar (PB) Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 memastikan bahwa penyelenggaraan pesta olahraga disabilitas tersebut yang akan dibuka pada 5 November mendatang akan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Hal tersebut dibuktikan dengan berbagai aturan baru yang ketat serta mewajibkan panitia, relawan, atlet, hingga offisial mendapatkan vaksinasi, minimal dosis pertama. PB Peparnas XVI Papua 2021 juga telah menyiapkan dua unit mobil PCR yang beroperasi secara mobile.
“Semua kegiatan Peparnas XVI Papua 2021 ini harus melalui protokol kesehatan yang ketat dan diikuti oleh segenap insan yang terlibat dalam penyelenggaraan ini, sesuai arahan pemerintah daerah Papua dan pemerintah pusat,” kata Ketua Harian PB Peparnas XVI Papua 2021 Doren Wakerkwa, Rabu (3/11).
Doren mengatakan, mulai dari kedatangan di Bandara Sentani, kontingen akan dicek terlebih dulu kesehatannya, yakni dengan melakukan PCR dan pengecekan kesehatan lainnya. Sedangkan bagi yang mengalami masalah kesehatan akan dipisahkan serta diikuti penanganan medis selanjutnya.
“Dalam pesta olahraga bagi atlet penyandang disabilitas ini, kesehatan juga mutlak harus dijaga dan diwaspadai, sehingga semua rangkaian kegiatan berjalan sesuai dengan langkah-langkah yang diberikan,” ujarnya.
Diketahui, upaya PB Peparnas dalam menerapkan protokol ketat tersebut sesuai dengan instruksi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang sebelumnya juga sangat menekankan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Menpora Amali mengatakan bahwa penekanan protokol kesehatan dan urusan pelayanan menjadi hal yang tak kalah penting dalam pelaksanaan Peparnas XVI Papua 2021, meski jumlah atlet dan ofisial lebih sedikit dibandingkan dengan penyelenggaraan PON Papua sebelumnya.
“Dipastikan semua harus sudah divaksin, sehingga tidak ada masalah untuk itu, tidak terjadinya klaster baru melalui ajang ini, meski jumlah partisipan lebih sedikit yang sekitar 3.500 orang dari ajang sebelumnya namun lebih sensitif, oleh karena itu perlu kualitas pelayanan yang lebih baik lagi dari penyelenggaraan PON,” katanya.
Sebagai informasi, Peparnas XVI Papua akan mempertandingkan 12 cabang olahraga, seperti angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo, menembak, panahan, renang, sepak bola cerebral palsy (CP), tenis lapangan kursi roda, serta tenis meja. (RR)







































