KANALNEWS.co, Serpong – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi berharap perjalanan hidup petinju legendaris Indonesia Ellyas Pical dapat didokumentasikan dan dijadikan film layar lebar.
Hal itu dikatakan oleh orang nomor satu di Kementerian yang mengurusi Kepemudaan dan Olahraga saat menyambangi kediaman mantan juara dunia tinju IBF kelas bantam yunior di kediamanannya kawasana Perumahan Duta Bintaro, Tangerang, Banten, Jumat (10/3) sore. Elly baru saja keluar dari perawatan intensif di Rumah Sakit Harapan Kita beberapa waktu lalu setelah terkena serangan jantung.
“Semakin muda ya sekarang. Kalau genggam masih bisa,” sapa Imam Nahrawi kepada Elly.
Menpora menyampaikan kedatanganya bersama jajaran pejabat Kemenpora dan Produser Film Layar Lebar Olga Lidya adalah untuk memastikan kesehatan legenda hidup tinju Indonesia dan juga untuk melaksanakan perintah Presiden agar lebih memperhatikan masa depan atlet Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa di internasional.
“Kami berkunjung untuk memastikan Om Elly sehat dan alhamdulillah saat ini lebih sehat lagi dan kelihatan lebih muda lebih bugar dan lebih segar. Kunjungan ini juga sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk membantu mantan atlet. Tidak hanya olimpian tapi juga kepada orang yang yang telah mengharumkan bangsa Indonesia di pentas dunia agar betul betul diperhatikan,” kata Menpora lebih lanjut.
Menpora juga menyampaikan bahwa sebelumnya pemerintah juga telah membantu Elly dan keluarga untuk biaya pengobatan, mulai dari BPJS dan juga bantuan berbagai kebutuhan selama di RS. “Semoga ke depan kita dapat membuat regulasi yang dapat memberikan perhatian bagi masa depan yang lebih layak kepada mantan atlet nasional,” tutur Menpora.
Menpora juga menjelaskan, rencananya perjalanan hidup seorang Ellyas Pical akan di dokumentasikan dalam film layar lebar dan saat ini masih dalam proses dengan investor dan juga dukungan para sponsor dan rencananya film layar lebar ini dapat tayang sebelum Oktober 2018 saat pelaksanaan Asian Games dimana Indonesia menjadi tuan rumah.
Produse film Olga Lydia pada kesempatan itu juga berharap olahraga tinju sebagai ikon Indonesia akan lebih mendapatkan seamangat melalui film layar lebar yang melibatkan Ellyas Pical. Dan film ini akan dipersembahkan kepada Indonesia dan dunia olahraga bahwa salah satu pahlawan Indonesia adalah Ellyas Pical.
“Semoga film ini disukai para pemuda kita karena kisah hidup Om Elly sangat inspiratif banget daribsebuah kota kecil Saparua dan merintis dari nol hingga prestasi dunia adalah bukan hal mudah,” tambahnya.
Menanggapi rencana pembuatan film layar lebar dirinya Elly menanggapi dengan senyum. “Kalau saya sudah sehat saya bisa bersama sama lagi untuk main film agar para atlet indonesia bisa membawa nama harum Indonesia di dunia internasional dan memberikan inspirasi atlet atlet Indonesia,” ujarnya bangga.
Pasca operasi saat ini Elly memang terlihat lebih bugar. “Saat ini tinggal lambung saya kadang asam lambungnya belum normal jadi setiap dua jam saya harus makan tidak boleh terlambat makan, kalau terlambat makan asam lambung naik, kepala pusing dan lemas, semoga saya cepat pulih,” ucap Elly.
“Terima kasih banyak Pak Menteri telah memperhatikan saya juga kepada rekan media telah berkunjung kami mohon doanya agar cepet pulih saya senang sekali saya masih ingin berlatih lagi, ini kidal kalau masih ada yang mau coba boleh, di Indonesia belum ada kasih jatuh saya pak,” kelakarnya. (Herwan)







































