KANALNEWS.co- Jakarta, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhammad Nuh mendukung penuh penyelenggaraan Bulutangkis Sinar Dunia Cup (SIDU Cup) 2013 yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI).

“Kami sangat mengapresiasi kejuaraan  bulutangkis ini, kedepannya ebih banyak lagi kota yang mengikuti kejuaraan ini ,” ujar M Nuh di Senayan National Golf Club Jakarta, Senin (1/4/2013).

Tanpa mengkesampingkan olahraga lainnya, M Nuh berharap, bulutangkis bisa menjadi sarana aktualisasi diri bagi pelajar untuk memacu prestasi. Tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga.

“Bulutangkis juga memiliki peran untuk mengarahkan kegiatan pemuda, khususnya pelajar menjadi lebih positif, “katanya.

Kemendikbud telah memiliki agenda untuk menjadikan bulutangkis sebagai mata pelajaran dalam kurikulum 2013, dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai agar pelatihan bulutangkis optimal.

“Kami memiliki visi anak sekolah tingkat SD dan SMP tidak hanya pandai di bidang ilmu pengetahuan, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Saya berharap, melalui bulutangkis, dua prestasi ini bisa berjalan bersama,” tutur M Nuh.

SIDU Cup merupakan salah satu bentuk bukti komitmen Sinar Mas melalui unit usahanya Asia Pulp & Paper dengan salah satu produk andalannya Sinar Dunia untuk pendidikan dan olahraga yang bertujuan mengembangkan bibit bulutangkis muda di Indonesia, pertama kali digelar di kota Bandung pada tahun 2010 dengan total hadiah Rp 60juta. Pada tahun ini akan digelar di 10 kota besar di Indonesia dimulai dari Jakarta sebagai pembuka pada 2-6 April mendatang.

“Sidu  Cup tahun ini memperebutkan Piala Gita Wirjawan dan Trophy Mendikbud, dengan total hadiah sebesar Rp 1miliar,” ujar Direktur Corporate Affairs and Communications APP Suhendra Wiriadinata.

Suhendra menambahkan, bulutangkis merupakan olahraga yang sangat populer di kalangan pelajar dan masyarakat, namun telah memiliki sejarah prestasi luar biasa dalam mengangkat nama Indonesia di pentas dunia. Karenanya, APP ingin berkontribusi menumbuhkembangkan prestasi sejak usia muda.

“Melalui turnamen ini, kami ingin mendorong para pelajar SD dan SMP atau yang sederajat untuk termotivasi untuk menjadi Sang Juara,” tandas Suhendra.

Sidu Cup selain didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Pemudaa dana Olahraga (Kemenegpora) juga mendapat sokongan penuh dari PB PBSI  dan juga Komunitas Bulutangkis Indonesia.

Rencananya, PB PBSI akan mencantumkan Sidu Cup sebagai kejuaraan bertaraf Sirkuit Nasional (Sirnas) yang akan diselenggarakan setiap tahun.

 

Editor : Herwan Pebriansyah