KANALNEWS.co, Jakarta – Menpora Imam Nahrawi mengunjungiSekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (27/3). mengawaili kegiatan, Imam Nahrawi bermain bulutangkis bersama pasangan peringkat satu dunia Kevin Sanjaya Sukamuljo /Marcus Fernaldi Gideon.
Tidak hanya mengajak juara All England 2017 dan 2018 ini saja akan tetapi Menpora juga menyandingkan pesepakboal Egy Maulana Vikri foto bersama di hadapan para atlet muda SKO Ragunan. Mempora pun ingin Egy memegang raket miliki Kevin dan mereka pun tersenyum dalam keakraban disaksikan sang Menteri.
Tentang Kevin dan Marcus, Imam Nahrawi, menjelaskan bahwa ia sengaja mengajak kedua atlet bulutang yang sedang naik daun ini hadir di SKO Ragunan.
“Sengaja saya bawa Kevin dan Marcus ke sini untuk memberi semangat pada atlet muda Indonesia yang ada di SKO Ragunan,” kata Imam Nahrawi.
Awalnya, tambah Imam Nahrawi, ia ingin mengajak Kevin/Marcus bermain bulu tangkis dengan pesepak bola muda Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. “Tetapi Witan ternyata sedang sakit, dan otomatis rencana ini batal,” ujar Iamam Nahrawi.
Meski rencana itu batal tapi tak menurangi bobot pertemuan Menpora dengan para atlet muda Indonesia di SKO Ragunan. “Dengan hadirnya pemain nomor satu ini dunia, yang baru saja mempertahankan juara All England, diharapkan mampu memotivasi atlet muda kita untuk menjadi atlet dunia. Kami bawa mereka untuk menjadi contoh pada atlet muda di sini,” kata Menpora.
Selain mengenalkan langsung Kevin/Marcus kepada atlet SKO Ragunan, Menpora juga ingin meninjau langsung sarana dan prasara yang ada SKO Ragunan, stausnya dikelola oleh pemrov DKI Jarakta
“SKO Ragunan ini dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta, kami hanya menitipkan atlet di sini. Kami bantu kebutuhan atletnya. Untuk fasilitas sarana semua tanggung jawab pemerintah DKI Jakarta,” kata Menpora.
Melihat kondisinya yang kurang baguas, Menpora berencana untuk melakukan peningaktan dan perbaikan secara menyeluruh di SKO yang ada di Indonesia.
“Meski ini sulit untuk direalisasikan secra cepat, akan tetapi saya betekat dan terus berupaya untuk memperbaiki sarana-prasarana SKO yang ada di Indonesia ke depan,” kata Imam nahrawi. (mul)






































