KANALNEWS.co, Malang – Tuan rumah Arema Cronus hanya bermain imbang 1-1 melawan PSGS Ciamis pada laga pamungkas penyisihan Grup B Piala Presiden dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur Rabu, (9/9) malam WIB.
Dengan tambahan satu angka ini, tim berjuluk Singo Edan itu melaju kebabak delapan besar dengan status runner up Grup B dengan nilai lima, menemani Sriwijaya FC yang memastikan menjadi juara Grup B dengan nilai enam setelah pada laga sebelumnya mampu mengkandaskan Persela Lamongan dengan skor 2-0.
Dalam laga yang disaksikan oleh ribuan Aremania itu, Arema memiliki peluang pertama melalui Samsul Arif pada menit ke-14, namun tendangan pemain bernomor punggung sembilan itu mampu diblok oleh bek lawan dan tuan rumah mengambil kendali permainan melalui aksi Cristian ‘El Loco’ Gonzales serta Lancine Kone yang terus terus mengancam lini belakng wakil Ciamis itu.
Dan gol yang ditunggu akhirnya datang juga setelah Samsul Arif mampu memaksimalkan tendangan pinalti pada masa injury time babak pertama. Wasit memberikan hukuman pinalti setelah El Loco Gonzales dilanggar di kotak terlarang
Sampai turun minum kedudukan 1-0 untuk tuan rumah Arema.
Pada babak kedua Arema terus menekan PSGS salah satunya melalui peluang yang didapatkan oleh Samsyul Arif pada menit ke 68 namun tendangan kerasnya gagal berujung gol.
Pada 15 menit terakhir, tepatnya usai water break di babak kedua ini, tim asuhan Heri Rafni Kotari mulai keluar menyerang dan hal sebaliknya anak-anak Malang mencoba bermain tenang menjaga keseimbangan di lini tengah.
Dan petaka mendatangi Singo Edan, pada menit ke-86 setelah penjaga gawang Kurnia Meiga melakukan pelanggaran di kotak terlarang, tak pelak sang pengadil lapangan langsung menunjuk titik putih.
Osas Marvelous Ikpefua yang ditunjuk menjadi algojo dengan dingin menaklukkan Kurnia Meiga. (Herwan)



































