KANALNEWS.co, Solo – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta Jawa Tengah memberdayakan ratusan orang suporter Pasoepati untuk dilatih membentuk Pam Swakarsa pada setiap pertandingan sepak bola pada Piala Kemerdekaan di Stadion Manahan Solo.

Kepala Polresta Surakarta, Komisaris Besar Polisi Ahmad Luthfi menyatakan, Polres Surakarta melatih sebanyak 500 suporter Pasopati bagaimana cara mengamankan kelompoknya dan masyarakat sehingga dapat mengatisipasi adanya kerusuhan pada setiap pertandingan sepak bola

“Ada sebanyak 500 orang suporter Pasoepati yang dilatih Polresta Surakarta, menjadi pengamanan swakarsa di setiap pertandingan sepak bola,” kata Kapolres, di Solo, Selasa (18/8/2015).

Oleh karena itu, kata dia, setiap ada pertandingan sepak bola sudah diprotapkan dengan membentuk Pam Swakarsa untuk mencegah kerusuhan massa.

“Kita menggunakan 500 personel anggota suporter Pasoepati yang sudah dilatih itu, menjadi kepanjangan dari Kepolisian Indonesia sebagai petugas pengamanan. Pasukan pengamanan Pasoepeti ini, menjadi barometer penonton sepak bola dimana-mana nantinya,” katanya.

Menurut dia, pengamanan swakarsa itu sudah dilatih menjadi petugas keamanan bagi para suporter sepak bola dengan mengenakan seragam rompi saat ada pertandingan sepak bola di Stadion Manahan Solo.

“Pam swakarsa itu, dapat meredam kelompoknya sendiri setiap ada pelampisan amarah para penonton misal belum bisa menerima jika timnya kalah dalam suatu pertandingan atau lainnya,” katanya. (Herwan)