KANALNEWS.co – Jakarta, Kepala Sub Bidang Hubungan Masyarakat dan Social Media (Kasubid Humas & Social Media) Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Ricky Soebagdja membenarkan pengunduran diri Koesdarto Pramono sebagai Sekertaris Jenderal (Sekjen) akibat sakit. Sampai saat ini, Koesdarto masih terhitung menjabat hingga Surat Keterangan keluar.

“Sakitnya belum tahu persis, tetapi saat rapat pleno ia menyampaikan langsung bahwa menurut beberapa dokter kondisinya tidak memungkinkan untuk menjalankan tugas sebagai Sekjen,” jelas Ricky kepada Antara.

Dalam rapat pleno yang digelar Jumat (26/4/2013) lalu, Anton Subowo yang menjabat sebagai Ketua Bidang Dana dan Usaha ditunjuk secara aklamasi sebagai Sekjen untuk menggantikan Koesdarto Pramono.

“Saya diminta menggantikan berdasarkan dari hasil pemilihan rapat pleno,” kata Anton via telepon, Senin (29/4/2013).

Koesdarto yang seharusnya menjabat dalam kepengurusan PB PBSI periode 2012-2016 tidak dapat melanjutkan tugasnya setelah selama lima bulan sakit dan tidak dapat mengemban tugas yang dimandatkan oleh Ketua Umum PBSI Gita Wirjawan.

“Bapak Koesdarto kurang sehat, tetapi saya kurang tahu sakitnya apa. Dari hasil tes kesehatan, ia dinyatakan harus istirahat total,” ujar Anton.

Putra dari Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo ini menjelaskan rapat pleno tersebut dihadiri oleh Koesdarto, 12 perwakilan pengurus daerah, dewan pengurus, staf ahli seperti Susi Susanti, serta jajaran pengurus PB PBSI. Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Umum PBSI, Fuad Basya, karena Ketua Umum PB PBSI Gita Wirjawan berhalangan hadir.

Ketua Bidang Dana dan Usaha digantikan oleh Joseph Sofyan Halim yang sebeluimnya menjabat sebagai Kasubid Dana, Usaha dan Keanggotaan.

Anton mengaku tidak memasang target khusus karena program PBSI saat ini sudah bagus.

 

Editor : Herwan Pebriansyah