KANALNEWS.co, Jakarta – Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jendral Badrodin Haiti menjelaskan, sebanyak 10 tim dipastikan akan meramaikan turnamen Piala Bhayangkara yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret hingga 3 April 2016.
“Turnamen ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-70. Harapan saya pertandingan ini dapat berjalan lancar dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” kata Kapolri kepada wartawan dalam jumpa pers yang digelar di Mabes Polri Jakarta Selatan, Senin (15/2/2016) malam WIB.
Sepuluh tim yang akan berlaga tersebut adalah Sriwijaya FC, Arema Cronus, Persipura, Persib, Mitra Kukar, PS Polri, PS TNI, Persija, Bali United, dan tim terbaik dari gelaran Piala Gubernur Kaliman Timur (Kaltim).
Untuk babak penyisihan grup akan berlangsung di Bali dan Bandung ditambah Kota Jakarta setelah adanya permintaan sponsor dengan alasan Jakarta memiliki nilai jual yang tinggi. Menggunakan format setengah kompetisi, 10 tim akan dibagi menjadi dua grup, Grup A akan dimainkan di Kota Bandung, dan Grup B di Bali.
Pada babak semifinal tidak menggunakan format kandang dan tandang yang otomatis pemuncak grup A dan B akan menjadi tuan rumah di babak semifinal menghadapi peringkat kedua grup B dan A.
“Babak final akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK),” kata Kapolri.
Kapolri menjelaskan, juara Piala Bhayangkara akan mendapatkan uang senilai Rp2,5 milyar dan runner up mendapatkan Rp1,5 milyar. Juara tiga akan diguyur Rp750 juta sementara peringkat keempat mendapatkan hadiah Rp500 juta.
“Untuk pemain dan pencetak gol terbanyak, panitia juga akan memberikan hadiah sebanyak Rp100 juta,” ungkap Badrodin.
Untuk menggelar turnamen ini, panitia penyelenggara menyerahakan kepada PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator pertandingan.
Djoko Driyono selaku pemilik PT GTS mengaku senang atas kepercayaan korps Bhayangkara untuk memutar turnamen tersebut. Dan Ia memastikan untuk persolan izin dan persyaratan lainnya akan diurus mulai Selasa (16/2). “Saya optimistis turnamen ini akan dapat berjalan lancar sesuai jadwal,” katanya.
Piala Bhayangkara diprediksi akan menjadi salah satu ajang turnamen dan juga persiapan masing-masing tim untuk lebih siap dalam Indonesia Super Competition 2016 nantinya.
“Semoga turnamen Piala Bhayangkara menjadi awal yang baik untuk kompetisi ISC,” kata pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia tersebut.
Adapun panitia mensyaratkan setiap klub diharuskan memainkan minimal satu pemain U-21 selama 90 menit. Jika pemain U-21 harus diganti ditengah pertandingan maka pengganti pun harus pemain U-21 pula. (Herwan)






































