KANALNEWS.co, Bengkulu – Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (DPP PPP)l Muktamar Surabaya menyambut baikĀ DPP Golkar pimpinan Agung Laksono yang mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
“Prinsipnya PPP dan KIH menyambut baik, sebagai upaya menciptakan stabilitas politik,” kata Ketua Umum PPP M Romahurmuziy usai membuka Muswil PPP Provinsi Bengkulu di Bengkulu, Senin malam.
Romi sapaan akrab M Romahurmuziy mengakui kegaduhan politik selama enam bulan terakhir akibat belum kuatnya dukungan terhadap pemerintah di parlemen.
“Selama ini gaduh karena pemerintah belum mendapat dukungan mayoritas di parlemen,” katanya lebih lanjut.
Ia juga meyakini pada akhirnya pemerintahan Jokowi-JK akan mendapatkan dukungan mayoritas di parlemen, karena semua pasti menginginkan stabilitas, namun saat ditanya apakah ada kompensasi politik dari dukungan Golkar ke pemerintah, Romi mengaku hal itu tidak dibicarakan di KIH karena merupakan ranah presiden.
“Soal kompensasi politik, apakah jabatan menteri atau jabatan lain, itu wewenang presiden,” kata Romi.
Yang jelas, kata dia, PPP akan mendukung kebijakan yang diambil pemerintah selama landasan konstitusionalnya cukup.
“Selama kebijakan yang diambil tidak menabrak undang-undang,” kata Romi.
Sebelumnya, Ketua Umum Golkar hasil Munas Ancol Agung Laksono menyatakan Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP) dan menjadi pendukung pemerintah, namun tidak masuk dalam KIH. (Herwan)










































