KANALNEWS.co, Nunukan – MPR RI menyosialisasikan empat pilar di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur pada 11-13 Desember 2012 guna meningkatkan rasa cinta masyarakat kepada Tanah Air.
“Kunjungan MPR RI ke Pulau Sebatik untuk mengetahui secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat setempat yang hidup di wilayah perbatasan,” kata Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Farhan Hamid, selaku pimpinan rombongan, di Kabupaten Nunukan, Selasa.
Rombongan MPR RI yang melakukan kunjungan ke Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan pada 11-13 Desember 2012, antara lain, Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR RI Mohammad Jafar Hafsah, Ketua Fraksi PKS MPR RI Soenmandjaja Rukmandis, serta Anggota MPR RI yakni Farida Ardan, Luther Kombong dan Kadek Arimbawe.
Menurut Farhan, banyak anak-anak masyarakat di Pulau Sebatik maupun anak-anak tenaga kerja Indonesia yang bersekolah di Malaysia, sehingga lebih mengenal Malaysia daripada Indonesia.
“Hal ini akan mempengaruhi jiwa nasionalisme, karena kami menyosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika secara lebih intensif di perbatasan,” katanya.
Wakil Ketua MPR RI dari Kelompok DPD ini menambahkan, ada anak-anak TKI yang tidak hafal Pancasila dan tidak tahu siapa Presiden Indonesia.
“Ini sangat menyedihkan,” katanya.
Menurut dia, jika hal ini dibiarkan terus-menerus maka akan merusak sendi-sendi bangsa.
Karena itu, kata dia, MPR RI akan melakukan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih intensif di wilayah perbatasan, termasuk di Pulau Sebatik.
Selain itu, kata dia, MPR RI juga akan mendorong pemerintah melalui kemengterian terkait untuk lebih memperhatikan keidupan masyarakat di wilayah perbatasan.(ant)










































