KANALNEWS.co, Yogyakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana menilai penanganan preventif yang telah diupayakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mencegah terjadinya bencana banjir di ibukota sudah baik.
Kepala BNPB Willem Rampangilei menyatakan hal itu seusai menyampaikan kuliah umum “Penanggulangan Bencana dan Tantangannya di Indonesia di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, menurutnya upaya yang telah dilakukan Pemda DKI Jakarta sejauh ini sudah sangat baik. “Tapi memang curah hujan yang tinggi dan ada beberapa projek yang belum selesai, ditambah pasang air tertinggi pada pukul 07.00 WIB mengakibatkan banjir,” katanya di Yogyakarta Selasa (21/2/2017).
BNPB sendiri tambahanya telah menerjunkan tiga tim satuan tugas untuk membantu meringankan beban masyarakat dan mengurangi risiko dampak bencana banjir yang terjadi di Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta dengan menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan di lapangan termasuk pompa air serta beragam alat kesehatan juga telah dikirimkan di sejumlah titik wilayah terdampak banjir di Jakarta.
“Kami sudah menerjunkan tiga tim personel termasuk seluruh peralatan yang dibutuhkan di lapangan,” katanya lebih lanjut.
Willem menjelaskan, jauh sebelum bencana banjir terjadi, Presiden Joko Widodo juga telah melakukan koordinasi dengan seluruh kementerian membahas potensi bencana banjir dengan mendirikan posko nasional penanggulan banjir di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
“Intinya kami sudah mengerahkan seluruh SDM yang ada dalam upaya penanggulangan bencana banjir,” tegasnya.
Akibat hujan deras yang mengguyur mulai Senin (20/2) malam sejumlah genangan juga muncul di sejumlah lokasi pada Selasa pagi dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 hingga 40 sentimeter (cm), di antaranya di depan Kalibata City setinggi 40 cm dan di Cawang-UKI arah Gedung BNN (Jakarta Timur) setinggi 20 cm. (Herwan)










































