Foto: dok DPR

 

Kanalnews.co, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, kebijakan fiskal tahun 2022 mendatang sebagaimana kesepakatan DPR dan pemerintah akan dijalankan secara antisipatif dan responsif dengan tetap fokus pada penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi dan sosial yang dilakukan secara simultan melalui upaya reformasi struktural.

Hal itu ia sampaikan saat membacakan Pidato Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2021-2022 dalam Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI Korkesra Muhaimin Iskandar, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (1/11).

“Pemerintah akan segera menerbitkan Peraturan Presiden mengenai rincian APBN yang berisikan rincian program, kegiatan, keluaran (output), serta rincian jenis belanja dan Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah. Rincian APBN tersebut dapat menjadi landasan dalam fungsi pengawasan DPR RI di bidang anggaran, apakah program, kegiatan, dan belanja negara telah meningkatkan kualitas kesejahteraan rakyat,” kata Puan, dikutip dari laman Parlementaria.

Puan menuturkan, pemerintah dalam hal ini diharapkan untuk terus mencermati dinamika perekonomian, perkembangan penanganan Covid-19 serta langkah-langkah pemulihan ekonomi dan sosial. Tujuannya, sambung Puan, agar kebijakan yang dijalankan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang efektif bagi peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dalam pemaparannya, Puan berujar bahwa DPR RI melalui komisi-komisi terkait akan terus melakukan pengawasan pelaksanaan kebijakan APBN Tahun 2022 agar berjalan dengan baik.

“Serta mendorong Pemerintah untuk melakukan pengelolaan fiskal ke arah yang lebih sehat, berdaya tahan, dan mampu menjaga stabilitas perekonomian ke depan yang disertai dengan reformasi APBN yang efektif,” ujarnya. (RR)