
Kanalnews.co, JAKARTA– Sejumlah masyarakat menolak adanya perubahan nama jalan di Jakarta. Pemerintah Kota Jakarta Pusat berencana akan terus melakukan sosialisasi kepada seluruh elemen masyarakat.
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan akan lebih gencar melakukan sosialisasi. Salah satunya dengan memanggil ketua RT dan RW.
“Kita akan sosialisasi terus, mereka (warga) menolak karena belum disosialisasikan,” ujar Irwandi.
“Kalau perlu RT dan RW kita panggil, kita kumpulkan untuk diberikan sosialisasi. Bahwa perubahan jalan itu tidak merugikan masyarakat, mereka harus diyakinkan,” katanya.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya mengganti 22 nama jalan di Jakarta dengan tokoh-tokoh Betawi. Kebijakan itu sontak mengundang kontroversi dan penolakan dari warga karena dianggap menyusahkan karena harus mengubah semua data mulai dari KTP, KK hingga STNK. (ads)




































