KANALNEWS.CO., Jakarta dan Yogyakarta – SDN Gedong 03 (KU 10) dan SDN Cipayung 02 (KU 12) berhasil menjadi juara MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Raya, Minggu (20/9).

Sementara untuk regional Yogyakarta, SD Tarakanita Bumijo I (KU 10) dan SD Muhammadiyah Sapen (KU 12) kembali sukses meraih podium tertinggi dalam turnamen yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut.

MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026 – 2027 diikuti 1.928 atlet dari 111 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Total, ada 53 tim yang berpartisipasi di KU 10 dan 123 tim KU 12 yang bertanding di Lapangan Bola Brigif 1 dan Kingkong Soccer Arena, Jakarta Timur. Sedangkan di Yogyakarta, terdapat 1.294 atlet dari 76 SD dan MI yang bertanding di Lapangan Sidomoyo dan Stadion Tridadi, Sleman dengan 40 tim berkompetisi di KU 10 dan 83 tim yang meramaikan persaingan di KU 12.

Partai final MLSC Jakarta Raya Seri 1 2026 – 2027 KU 10 mempertemukan SDN Gedong 03 dengan UPTD SDN Mampang 1. SDN Gedong 03 berhasil menjadi juara usai menyudahi perlawanan UPTD SDN Mampang 1 dengan skor 3-0. Di babak pertama, SDN Gedong 03 sukses membukukan dua gol lewat penyerang andalan mereka, Keenar melalui eksekusi penalti di menit ke-10 dan akselerasi melewati dua pemain belakang lawan sebelum mencatatkan brace di menit ke-15.

Satu gol tambahan untuk SDN Gedong 03 terjadi di babak kedua lewat kaki Neha Rayadinata memanfaatkan kemelut di depan gawang UPTD SDN Mampang 1 yang dikawal Adynda Kaysha Alazizah. Sementara itu, upaya SDN Mampang 1 mencetak gol lewat penyerang nomor 9, Azka Bintang Salsabilla tak membuahkan hasil sehingga skor 3-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

Di final MLSC Jakarta Raya Seri 1 2026 – 2027 KU 12 yang mempertemukan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 melawan SDN Cipayung 02. Berhasil unggul cepat di menit ketiga, SDN Cipayung 02 lewat Keisha Rizky Ramadani memanfaatkan sepak pojok pemain nomor punggung 10, Gildas Syauqillah. Tak ingin menyerah begitu saja, SDN Kebayoran Lama Selatan 19 berbalik unggul berkat sepakan Maura Jihan Athifa di menit ke-6 dan Alesha Kaysha Salsabila satu menit kemudian sehingga membuat timnya unggul 2-1. Skor ini bertahan hingga babak pertama usai.

Unggul saat jeda istirahat, SDN Kebayoran Lama Selatan 19 mendapat perlawanan sengit dari SDN Cipayung 02 di sisa waktu pertandingan. Ialah Gildas Syauqillah yang berhasil mencetak gol penyama kedudukan di menit 19 lewat tendangan terukur ke sisi kanan gawang Kebayoran Lama Selatan 19 yang dikawal Deviana Azizah. Setelahnya, tak ada lagi gol yang tercipta sehingga pemenang harus ditentukan lewat adu penalti.

Di babak adu penalti, empat penendang dari SDN Cipayung 02 sukses menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Sementara itu, SDN Kebayoran Lama Selatan 19 hanya berhasil mencetak dua angka dari empat penendang yang mendapat kesempatan. Wasit pun meniup peluit panjang saat penendang terakhir SDN Cipayung, Gildas berhasil mengecoh kiper lawan dengan skor akhir 4-2 untuk keunggulan SDN Cipayung 02.

Gildas Syauqillah puas lantaran sukses mencetak satu gol di babak final yang sekaligus menjadi penentu kemenangan timnya dalam babak adu penalti. Ia menyebut tim sempat tampil gugup hingga kebobolan dua gol pada babak pertama. Beruntung, arahan tim pelatih terus bersemangat di sisa waktu pertandingan, mampu membangkitkan semangat rekan-rekan setimnya hingga berhasil menyamakan kedudukan dan meraih kemenangan melalui babak adu penalti.

“Di babak pertama kami agak ragu karena lawannya banyak yang jago. Tapi pelatih meminta kami tetap semangat sampai akhir pertandingan dan akhirnya kami bisa menjadi juara karena kerjasama tim yang terus dilatih selama sekitar dua minggu persiapan,” kata pemain yang juga berpredikat sebagai Top Scorer MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026 -2027.

Official Tim SDN Cipayung 02, Khavidah menyebut keberhasilan timnya menempati podium tertinggi KU 12 MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026 -2027 sesuai dengan target yang dicanangkan sejak awal. Ia pun mengapresiasi kesiapan mental para pemain menghadapi laga sulit di partai final melawan SDN Kebayoran Lama Selatan 19 yang harus mendapatkan pemenangnya sampai babak adu penalti.

“Tim pelatih menginstruksikan jangan menyerah. Kami percaya para penendang penalti yang sudah kami latih sejak awal, mentalnya terbangun dengan sangat baik. Alhamdulillah kami bisa menang dan memenuhi target juara. Saya sangat senang dan bersyukur atas pencapaian tim di turnamen kali ini. Kami selalu ikut MLSC di Jakarta tapi biasanya hanya bisa sampai delapan besar. Tahun ini Alhamdulillah bisa sampai final bahkan jadi juara satu,” ucapnya.

Dari Semarang, SD Tarakanita Bumijo I menjadi yang terbaik di KU 10 usai menyudahi perlawanan SD Muhammadiyah Sapen dengan skor 3-1. Tiga gol kemenangan Tarakanita Bumijo I diborong oleh penyerang andalannya, Alisya Natalia Bandari di menit 5, 24 dan 29. Sementara, satu gol dari SD Muhammadiyah Sapen dicetak oleh Gendhis Annara Putri Bazuni di menit 13. Gagal di KU 10, SD Muhammadiyah Yapen jadi juara di KU 12 setelah menang tipis dari SD Kalasan 1 dengan skor 1-0. Gol kemenangan SD MUhammadiyah Yapen dicetak oleh Ralin Adiba Fitria Sanjaya di menit ke-17.

Hadir di 15 kota Penyelenggaraan, MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026 – 2027 masih menerapkan tujuh lawan tujuh tanpa ada aturan offside, dengan durasi 2 x 10 menit saat babak penyisihan sampai babak perempat final, serta 2 x 15 menit untuk laga semifinal dan final. Perubahan terjadi di KU 10 yang sebelumnya menggunakan ukuran lapangan 40 x 24 meter, kini menggunakan dimensi lapangan sama dengan KU 12, yakni 42 x 26 meter. Selain itu, regulasi batasan umur Kelompok Usia 10 tahun ditetapkan untuk kelahiran 1 Juli 2016 sampai 30 Juni 2018, sedangkan Kelompok Usia 12 Tahun bisa diikuti oleh peserta kelahiran 1 Juli 2014 sampai dengan 30 Juni 2016.

Selain pertandingan tujuh vs tujuh untuk KU 10 dan KU 12, MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026 – 2027 juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8. Di Jakarta raya, kegiatan ini diikuti oleh 76 siswi dari 21 SD & MI, sementara di Yogyakarta ada 65 peserta dari 19 SD & MI turut serta.

Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Welly Arisanto menyebut penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026 – 2027 di Jakarta dan Yogyakarta kembali menunjukkan tingginya minat terhadap sepak bola putri usia dini sejak pertama kali digulirkan pada 2023 lalu. Menurutnya, konsistensi ini menjadi sinyal bahwa MLSC telah memiliki basis yang kuat di sekolah dengan munculnya tim-tim baru di Seri 1 tahun ini. Selain itu, antusiasme yang diperlihatkan oleh orang tua untuk mendukung buah hati mereka bertanding menjadi tanda perkembangan ekosistem sepak bola putri sudah semakin menuju ke arah yang positif.

“Yang menarik dan menurut saya luar biasa adalah dukungan orang tua ke peserta yang bertanding sangat antusias. Di setiap seri, di setiap kota pelaksanaan MLSC itu orang tua selalu berperan aktif dan itu penting sekali buat mental para pemain. Selain itu, secara kualitas permainan juga selalu ada perkembangan dari seri-seri sebelumnya sehingga terlihat ekosistem sepak bola putri di Indonesia semakin terbentuk, kompetisinya juga semakin bagus karena muncul sekolah-sekolah baru sebagai pemenang,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F. Tiago juga menilai adanya perkembangan signifikan dalam kualitas permainan para peserta MLSC Seri 1 2026 – 2027. Tak hanya dari keberanian bermain, peningkatan juga terlihat pada penguasaan teknik dasar dan pemahaman peserta terhadap permainan sepak bola yang lebih terstruktur.

“Melihat pertandingan yang sudah berjalan di MLSC seri 1 tahun ini, nampak ada sejumlah perkembangan dari kemampuan para peserta. Teknik dasar mereka semakin baik, lebih percaya diri saat menggiring bola, passing-nya semakin terarah, kontrolnya juga semakin bagus. Dan yang penting, mereka mulai mengerti cara bermain sebagai sebuah tim,” ujarnya.

Menurut Jacksen, peningkatan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui kompetisi usia dini. Ia menilai keberadaan turnamen berjenjang memberikan pengalaman bertanding sekaligus membangun kebiasaan bermain sepak bola secara serius sejak usia muda. Ia pun menilai target membawa timnas sepak bola putri Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2035 bukan sesuatu yang mustahil apabila pembinaan usia dini dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Menurut saya, Bakti Olahraga Djarum Foundation telah berhasil membuat sepak bola putri benar-benar menggeliat dan kita sekarang mulai bisa melihat hasil dari proses itu. Kalau kompetisi seperti ini terus berjalan, saya yakin kualitasnya akan terus naik karena turnamen yang kita bangun bukan hanya pertandingan, tetapi kebiasaan dan karakter para atlet untuk bermain sepak bola secara serius sejak dini. Itu yang nantinya menjadi pondasi untuk perkembangan sepak bola putri Indonesia,” tuturnya melanjutkan.

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Jakarta Raya Seri 1 2026 – 2027:
Kategori Usia 10
Champion : SDN Gedong 03
Runner-up : UPTD SDN Mampang 1
Semifinalis : SDN Gedong 10 Pagi & SDN Klender 04
Top Scorer : Keenar Inara Alfiyah – SDN Gedong 03 (28 gol)
Best Player : Valencia Ashalyna Prayoga – SDN Gedong 10 Pagi
Best Goalkeeper : Arsyila Wahyu Qiana – SDN Gedong 03
Fairplay Team : SDN Lenteng Agung 09

Kategori Usia 12
Champion : SDN Cipayung 02
Runner-up : SDN Kebayoran Lama Selatan 19
Semifinalis : SDN Kebayoran Lama Utara 13 Pagi & SDN Pondok Kacang Timur 04
Top Scorer : Gildas Syauqillah – SDN Cipayung 02 (14 gol)
Best Player : Maura Jihan Athifa – SDN Kebayoran Lama Selatan 19
Best Goalkeeper : Khanza Aqila Salsabila – SDN Kebayoran Lama Utara 13
Fairplay Team : SDN Cipinang Muara 19

Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 1 2026 – 2027:
Kategori Usia 10
Champion : SD Tarakanita Bumijo I
Runner-up : SD Muhammadiyah Sapen
Semifinalis : SDIT Luqman Al Hakim & SDN Ungaran 1
Top Scorer : Alisya Natalia Bandari – SD Tarakanita Bumijo 1 (36 gol)
Best Player : Gendhis Annara Putri Bazuni – SD Muhammadiyah Sapen
Best Goalkeeper : Puput Widiana – SDN Ungaran 1
Fairplay Team : SD Idea Baru

Kategori Usia 12
Champion : SD Muhammadiyah Sapen
Runner-up : SDN Kalasan 1
Semifinalis : SDN Ungaran 1 & SDN Perumnas Condongcatur
Top Scorer : – Fuanthiffa Husnia Dea Pramita – SDN Glagah (12 gol)
– Khayla Labiba Nasjmi – SDN Baturetno (12 gol)
– Putri Selena Humaira Suryawan – SD Muhammadiyah Sapen (12gol)
Best Player : Afita Nur Inderasari – SDN Kalasan 1
Best Goalkeeper : Earlyta Arsyfara Fatiyaturrahma – SDN Kalasan 1
Fairplay Team : SDN Giwangan