KANALNEWS.co, Washington – Badan Intelejen Amerika (CIA) menuding kelompok para pejuang yang tergabung dalam militan ISIS telah menggunakan senjata kimia dalam setiap aksinya.
Direktur CIA John Brennan menyatakan, tak hanya menggunakan senjata kimi saha, namun kini ISIS juga memiliki kapasitas untuk membuat sejumlah kecil gas klorin dan mustard, lapor CBS News seperti dikutip AFP.
“Kami memiliki sejumlah bukti di mana ISIS telah menggunakan munisi kimia di medan perang,” kata Brennan kepada CBS News.
Jaringan televisi AS itu akan merilis wawancara penuh dengan Brennan pada program berita “60 Minutes” Minggu waktu AS nanti. (Setiawan)





































