Ilustrasi vaksin (pixabay)

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Satgas Covid-19 mengungkapkan sekitar 27 juta warga Indonesia melakukan drop out (DO) vaksinasi, atau belum melengkapi vaksinasi tahap kedua. Satgas mengimbau kepada warga yang lebih dari enam bulan tak melakukan vaksinasi kedua segera divaksin ulang.

Jawa Barat menjadi daerah yang paling banyak warganya belum melakukan vaksinasi kedua dengan rentang 1-5 bulan sejak vaksinasi tahap pertama. Jumlahnya 5 juta orang.

“Dan empat daerah lain sebagai penyumbang terbanyak untuk mendapat vaksin lengkap, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, dan Sumatra Utara,” ujar Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers BNPB yang disiarkan secara daring, Kamis (17/2/2022).

Wiku mengungkapkan ada 27 juta orang yang hampir dan sudah mengalami drop out vaksinasi. Untuk itu, ia meminta kepada pejabat daerah atau bupati untuk mengajak masyarakatnya melakukan vaksinasi kedua.

“Pemda dapat melakukan pengulangan vaksinasi primer bagi sasaran yang mengalami drop out lebih dari enam bulan, dan dapat menggunakan platform vaksin yang berbeda dari vaksin semula,” kata Wiku.

Sebelumnya, Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki menjelaskan bagi warga yang mengalami drop out dalam rentang waktu kurang dari enam bulan, dapat diberikan vaksin kedua dengan platform yang berbeda sesuai ketersediaan di masing-masing daerah.

Sebab, ketersediaan vaksin Sinovac sudah tidak ada mengingat saat ini diperuntukkan khusus anak-anak. Lalu, bagi sasaran yang mengalami drop out dalam waktu lebih dari enam bulan, maka vaksinasi primer harus diulang, dan vaksinasinya dapat menggunakan platform yang berbeda dari vaksin semula. (ads)