
Kanalnews.co, JAKARTA– Aksi demontrasi akan digelar oleh Rakyat Jawa Timur Menggugat pada 3 September 2025. Bagaimana respons Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa?
“Sudah lah, aku kerja. Aku fokus kerja,” kata Khofifah saat ditemui di Pasar Soponyono, Rungkut, Surabaya, kemarin.
Rakyat Jawa Timur Menggugat telah mewacanakan aksi demontrasi sejak beberapa waktu lalu. Mereka sudah membuka posko untuk demo sejak 19 Agustus di depan Gedung Negara Grahadi atau Taman Apsari Surabaya.
Namun posko tersebut dirusak oleh orang tak dikenal dan membawa hasil donasi warga. M Sholeh koordinator dan inisiator Rakyat Jatim Menggugat mengaku telah melaporkan ke kepolisian, namun tidak dilanjuti.
“Laporannya ditolak, diarahkan untuk membuat pengaduan. Bagi saya wong ini kejadian tindak pidana kok pakai pengaduan gitu loh. Ini bukan utang-piutang ini. Ini ada kerusakan, ada perampokan,” kata Sholeh.
Rakyat Jatim Menggungat akan menggelar aksi demo pada 3 September. Ada beberapa tuntutan yang disampaikan, antaranya meminta Khofifah menghapus pajak dan tunggakan pajak kendaraan bermotor seperti yang berlaku di Jawa Barat, baik roda dua maupun roda empat.
Kedua mengusut tuntas dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim triliunan rupiah yang diduga melibatkan Khofifah Gubernur Jatim. Ketiga, hapus dugaan pungli di SMA/ SMK Negeri di Jawa Timur. (pht)




































