
Kanalnews.co, JAKARTA– Polemik BPIP yang meminta anggota Paskibraka putri melepas jilbab menggegerkan publik. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo ingin kewenangan pembinaan Paskibraka tingkat nasional bisa dikembalikan kembali ke Kemenpora.
“Dan memang ada kami memohon mungkin selanjutnya sebaiknya ini Paskibraka ini, ini bisa kembali Kemenpora,” kata Dito di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Minggu (18/8).
Sebelumnya, BPIP telah mengambil alih pengelolaan Paskibraka dari Kemenpora sejak 2022. Tak jarang polemik kian terjadi.
Dito mengaku sudah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pembinaan Paskibraka diambil lagi oleh Kemenpora. Sebab, kementeriannya itu memahami soal karakter generasi muda.
“Karena apa? Ini adalah salah satu instrumen dan juga salah satu wadah dimana itu, dan generasi muda dan masalah dengan karakter building. Dan itu sebenernya Tupoksi yang tepat untuk Kemenpora,” katanya.
Aturan BPIP mengenai pakaian paskibraka dinilai sebagai bentuk ketidakpekaan. Diti berharap ini menjadi momentum evaluasi.
“Baru kemarin saja ada imbauan ataupun perintah dari yang berwenang untuk keseragaman itu yg sudah di preskon oleh BPIP,” katanya.
BPIP sebelumnya tidak menjelaskan aturan pakaian bagi paskibraka putri muslim. Pada saat pengukuhan, paskibraka putri tak ada yang mengenakan jilbab.
Padahal mereka sebelumnya memakai jilbab dalam kesehariannya. Setelah mendapatkan banyak protes, anggota Paskibraka putri tetap diperkenankan memakai jilbab saat upacara HUT ke-79 RI di IKN. (ads)




































