Foto Kemenpora

Kanalnews.co, JAKARTA– Menpora RI Dito Ariotedjo mengungkapkan FIFA telah menegaskan jika pertandingan melawan Bahrain tetap digelar di Indonesia.

“Soal Bahrain, sudah bersama Pak Ketum PSSI (Erick Thohir), di mana saya sebagai Menpora sudah memberikan statement resmi, bahwa Pemerintah Indonesia menjamin keamanan tim Bahrain di Indonesia. Insyaallah tidak ada ancaman, keselamatannya terjaga,” ujar Dito Ariotedjo di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/10/2024).

Dengan adanya jaminan keamanan dari pemerintah, Dito berharap Bahrain tidak mencari alasan lain. Jika tak bersedia, maka ada konsekuensinya yang diterima Bahrain.

“Kalau ada klaim-klaim Bahrain soal ada potensi ancaman dan keamanan, sudah kita pastikan tidak ada potensi ancaman dan keamanan yang membahayakan tim Bahrain. Seharusnya tidak ada alasan. Kita sudah bersurat ke FIFA, FIFA meminta pertandingan tetap di Indonesia, harus di Indonesia, kalau tidak menang WO,” tegasnya.

Federasi sepakbola Bahrain (BFA) sebelumnya meminta agar laga kontra Indonesia pada 25 Januari 2025 digelar di tempat netral. Mereka khawatir dengan keselamatan para pemain usai menjadi sasaran kekecewaan atas pertandingan melawan Bahrain yang berakhir imbang 2-2 pada matchday Grup C Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Nasional Bahrain, Kamis (10/10/2024).

Pecinta sepakbola merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf. Sebabnya, pria asal Oman itu membiarkan pertandingan berlangsung sampai menit 110, padahal masa injury time hanya enam menit.

Kondisi itu lantas dimanfaatkan Bahrain yang bisa mencetak gol penyeimbang pada menit 90+9. Kemenangan Indonesia seolah dirampok oleh wasit. (sis)