
Kanalnews.co, JAKARTA– Desakan agar Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mundur menggema di media sosial imbas tragedi Kanjuruhan. PSSI menilai bentuk tanggung jawab tidak harus mundur dari jabatannya.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu didesak mundur sebagai bentuk tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan. Permintaan maaf dirasa tidak cukup dan sebanding dengan jatuhnya korban jiwa.
“Bentuk tanggung jawab tidak harus mundur jadi ketua umum. Tapi dengan membuktikan mengubah PSSI jadi lebih baik,” ujar Ahmad Riyadh.
Menurutnya pergantian ketum PSSI hanya bisa dilakukan di Kongres Luar Biasa (KLB) pada 2023. Itu pun jika voter menginginkan untuk memilih ketum PSSI yang baru.
“Kongres yang nanti menentukan pergantian pengurus atau tidak,” katanya.




































