Foto Antara

 

Kanalnews.co, JAKARTA– Isu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bakal merombak kabinet kembali mencuat. Tapi Ketua DPP PPP Achmad Baidowi tidak yakin.

Kabar Jokowi bakal mereshuffle kabinet menyeruak setelah bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pada Senin (1/9/2023) kemarin. Apalagi, belakangan Menteri Pertanian Syahrul tersandung kasus hukum.

Awiek menilai kemungkinan Jokowi merombak kabinetnya kecil karena menyisakan satu tahun lagi pemerintah Kabinet Indonesia Maju.

“Reshuffle itu merupakan hak prerogatif dari Presiden Joko Widodo sebagai user, saya kira kita tidak bisa maksa-maksa,” ujar Awiek di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/10/2023).

“Tetapi ini kabinet tinggal satu tahun lebih sedikit, kok rasa-rasanya kecil kemungkinan ada reshuffle,” katanya.

Meski demikian, kembali lagi hal itu merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi. Hal itu bisa saja terjadi, jika eks gubernur DKI Jakarta itu menginginkan figur baru dalam jajarannya.

“Reshuffle di ujung tahun itu ketika menterinya ada masalah,” ucapnya.

Terkait kabar Demokrat bakal mendapatkan jatah kursi tersebut, Awiek enggan berspekulasi. Seperti diketahui, Demokrat kini telah mendukung Prabowo Subianto sebagai capres di Koalisi Indonesia Maju.

“Ya kalaupun Demokrat mau silakan dan Pak Jokowi butuh. Kalau PPP yang penting tidak mengurangi kursi (menteri) begitu kan,” katanya menambahkan. (ads)