Foto ist

 

Kanalnews.co, JAKARTA- Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan Prabowo Subianto unggul di pemilih percaya Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ketua DPP PDIP Puan Maharani melihat hal itu sebagai tantangan bagi partainya untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai capres.

“Ya, itu tantangan bagi kami PDI Perjuangan juga Pak Ganjar,” ungkap Puan kepada wartawan di DPP PDIP, Selasa (11/7/2023).

“Bahwa survei-survei yang kemudian saat ini keluar kalau kemudian surveinya menunjukkan calon presiden yang lain lebih tinggi dari calon presiden PDI Perjuangan itu menjadi tantangan bagi kami,” katanya.

Dengan adanya tantangan, PDIP disebutnya memiliki pekerjaan besar yang harus dijalani. Ia optimistis suara Ganjar akan lebih besar seiiring berjalannya waktu.

“Bahwa ada PR yang perlu kami lakukan untuk kemudian nantinya ke depan menunjukkan calon presiden dari PDI Perjuangan memang punya suara yang lebih baik dari pada sekarang,” kata Puan.

LSI Denny JA sebelumnya menyebut tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Jokowi mencapai 90%. Dari angka tersebut, mayoritas responden adalah pendukung dari calon presiden Prabowo Subianto.

Survei digelar selama periode 30 Mei-12 Juni 2023. Metode survei menggunakan multistage random sampling yang melibatkan 1.200 responden.

Wawancara dilakukan tatap muka menggunakan kuesioner. Survei diklaim dengan margin of error sebesar +/- 2.9%.

Dalam survei itu, kepercayaan publik terhadap Jokowi sebesar 90 persen. Dari kelompok ini, sebanyak 36,1 persen mendukung Prabowo.

Dari kelompok tersebut, dukungan ke Ganjar berada di posisi kedua, disusul Anies di urutan ketiga.

“Ganjar 34,7% dan Anies 20,1%,” kata Hanggoro. (ads)