Foto Antara/Didik Suhartono

Kanalnews.co, JAKARTA– Massa demonstrasi menolak kenaikan harga BBM masih berlanjut. Kali ini, demo akan digelar langsung di enam titik di wilayah aglomerasi Jabodetabek.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan untuk mengantisipasi massa demo, ia mengerahkan 6.142 personel yang tersebar di Jakarta, Bekasi, maupun Depok. Ia berharap massa demo bisa gelar aksinya dengan tertib.

“Jadi di enam titik, di Patung Kuda, gedung DPR/MPR, gedung DPRD Kota Depok, DPRD Kota Bekasi, Pemkot Bekasi, Pemkab Bekasi. Demo tersebut dilakukan oleh 6 kelompok elemen massa yang mayoritas merupakan mahasiswa,” ujarnya.

“Kami harapkan pengunjuk rasa melaksanakan unjuk rasa dengan tertib dan aman juga tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya. Silakan sampaikan apa yang menjadi aspirasinya, lakukan dengan tertib dan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Berikut perincian konsentrasi massa di 6 titik tersebut:

Patung Kuda
– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) ± 150 Orang

– Front Aksi Mahasiswa UPB (Universitas Pelita Bangsa) ± 50 Orang

– Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)

Gedung DPR/MPR
– Front Aksi Mahasiswa UPB (Universitas Pelita Bangsa) ± 50 Orang

Kantor DPRD Kota Depok
– Forum Buruh Depok ± 700 Orang

DPRD Kota Bekasi
-Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP KEP SPSI) ± 500 Orang

Pemkot Bekasi
– Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP KEP SPSI) ± 500 Orang

Pemkab Bekasi
– KC FSPMI Kab/Kota Bekasi ± 500 Orang