
Kanalnews.co, JAKARTA– Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menghentikan sementara produksi dan distribusi obat Praxion imbas kasus gagal ginjal pada anak (GGAPA). BPOM mengklaim masih melakukan investigasi.
Sebelumnya, kasus gagal ginjal akut pada anak muncul kembali setalah seorang balita berusia 1 tahun meninggal dunia. Ia mengalami keluhan tidak bisa buang air kecil seusai meminum obat sirop merek Praxion.
“Dalam rangka kehati-hatian, meskipun investigasi terhadap penyebab sebenarnya kasus ini masih berlangsung, BPOM sudah mengeluarkan perintah penghentian sementara produksi dan distribusi obat yang dikonsumsi pasien hingga investigasi selesai dilaksanakan,” kata BPOM dalam keterangan tertulis, Senin (6/2).
BPOM mengaku, telah melakukan investigasi atas sampel produk obat dan bahan baku baik dari sisa obat pasien, sampel dari peredaran dan tempat produksi, serta telah diuji di laboratorium Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN).
“BPOM juga telah melakukan pemeriksaan ke sarana produksi terkait Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB),” kata BPOM.




































