KANALNEWS.co, Jakarta – Setelah sempat diperkenalkan pada akhir Januari lalu, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) akhirnya resmi memasarkan Mio Fino kepada para konsumen dengan pesta cukup meriah di Plaza Barat Senayan, Gelora Bung Karno Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, Sabtu (11/2). 

Tampilan Mio Fino
“Launching Yamaha Mio Fino ini semakin menguatkan langkah Yamaha untuk konsumen Indonesia yang menantikan skutik modern dan bergaya fashionable,” ujar Presiden Direktur PT YIMM, Dyonisius Beti di sela-sela acara.

Dengan demikian, Dyoon mengungkapkan bahwa delivery skutik berkarakter retro-modern ini sudah dilakukan pada bulan ini, sehingga konsumen bisa menyambangi dealer-dealer Yamaha.  “Kami mulai mendistribusikan Mio Fino bulan ini juga kepada dealer-dealer Yamaha di seluruh Indonesia. Jadi konsumen bisa langsung pesan,” ujanrya.

YIMM sengaja memasukkan Fino ini masuk dalam jajaran Mio Series. Awalnya Yamaha Mio Fino ini hanya mengusung nama Fino saja. Namun, YIMM tidak mau berjudi bila hanya mengandalkan brand Fino tanpa memasang nama Mio. “Ini karena nama Mio sudah terlanjur melekat sebagai motor andalan Yamaha di Indonesia,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, meski Mio Fino ini bergaya ala layaknya motor retro, namun berbeda dengan motor retro, karena peluang motor fashion lebih lebar untuk terus berkembang. “Motor retro tetap ada, banyak peminatnya. Tapi, motor fashion terus berkembang seiring perkembangan zaman,” katanya.

Yamaha Mio Fino menggunakan basis mesin Yamaha Mio Soul dengan kapasitas 113 cc, 2-valve, SOHC, berpendingin kipas dengan trasmisi CVT. Tenaga yang dihasilkan mencapai 8,35 hp pada 8.000 rpm dengan torsi puncak 7,84 Nm pada 7.000 rpm. Fino juga kini telah dilengkapi Automatic Headlight On (AHO) atau lampu depan yang akan menyala saat kunci kontak diputar di posisi ON.

Mio Fino ditawarkan dalam 3 varian. Pertama Sporty dengan perpaduan warna berani yaitu putih merah, putih biru dan hitam merah dengan stiker lebih banyak pada bodi belakang, konsol dek tengah, bodi depan dan spakbor. Aksen hitam juga terdapat pada lampu depan, jok, handle grip, velg dan pegangan belakang untuk mendukung kesan sporty. Di bibir velg juga terdapat stripping warna merah seperti velg modifikasi.

Untuk Mio Fino Fashion, strippingnya bernuansa pop ceria gaya anak muda dengan aksen jepretan kamera blitz. Sedangkan Mio Fino Classic berkesan mewah dengan aksen warna kulit di jok dan handle grip. Permainan strippingnya terlihat sedikit menonjolkan logo Mio Fino 3D seperti pada mobil-mobil mewah.

Dyon mengaku, target 20 ribu unit untuk tiga tipe Fino cukup realistis. Yamaha menyodorkan tiga tipe yakni Classic, Sports, dan Fashion. Hanya tipe Classic yang dibanderol Rp 13,65 juta per unit, sedangkan dua tipe lainnya Rp 13,5 juta per unit. “YIMM punya kapasitas produksi motor matik sebesar 125 ribu unit per bulan. Kapasitas terpasang tersebut dibagi-bagi untuk Mio, Mio CW, Mio Soul, dan Fino,” ucapnya.

Peluncuran Yamaha Fino penuh dengan hiburan untuk menghibur para pengunjung
Kehadiran Fino seakan ikut mengerek pangsa pasar skutik Yamaha. Pada Januari 2011, penjualan skutik Yamaha anjlok sekitar 43,93%, jika dibandingkan Januari 2011. Pada 2011 penjualan Yamaha sekitar 155 ribuan unit, kali ini sekitar 87 ribuan unit. Yamaha menutup tahun 2011 dengan pangsa pasar sekitar 39,57%. Padahal, pada 2010, masih mampu menguasai sekitar 49,21%. Padahal, dari volume penjualan menurun tipis dari sekitar 1,66 juta unit menjadi sekitar 1,64 juta unit.

Dalam acara tersebut Yamaha Indonesia juga berhasil memilih lima konsumen setianya  untuk menukarkan Mio lawas dengan Mio Fino di acara ini. Dyonisius Beti secara pribadi memberikan langsung simbolis kunci skutik baru mereka. Trus, Yamaha Indonesia meresmikan deklarasi pembentukkan Yamaha Fino Club Indonesia dan disaksikan oleh 60 komunitas pengguna motor Yamaha lain yang ikut memeriahkan acara ini.

Beberapa komunitas Yamaha ikut serta meramaikan acara
Beberapa komunitas yang hadir adalah, Yamaha Riders Cibinong, Yamaha Vixion Club Indonesia, Jakarta Jupiter Club, Yamaha Mio Serpong, Jakarta Nouvo Club (JNC), Yamaha MX Club Indonesia, Bekasi Vega Club, Kings Club Jakarta, Yamaha Riders MX Club Jakarta, Jakarta F1ZR Association, TZT, Bogor Jupiter Clun, JRC, Xeoners, Fino Owners Indonesia, Yamaha Scorpio Club dan YMCI.

Sayangnya  pesta peluncuran Mio Fino ini tak berjalan dengan lancar, karena faktor cuaca. Saat acara baru setengah jalan, hujan lebat mengguyur Jakarta, memaksa panitia menghentikkan kegiatan yang lagi berlangsung. Akhirnya, beberapa acara yang sudah disiapkan seperti penampilan Alexa tak kunjung terlaksana. Selain itu, fashion show yang semula dipersiapkan dengan “catwalk” vertikal  juga batal. Ranoe Nirawan