Kanalnews.co, TUBAN– Sebagai salah satu Kabupaten Agraris di Jawa Timur, Tuban memiliki kurang lebih 80 persen dari keseluruhan penduduk yang meggantungkan hidupnya dari sektor pertanian. Untuk itu, pertanian menjadi salah satu sector yang penting untuk terus dikembangkan, Selasa (11/01.2022).

“Sekitar 80 persen penduduk Kabupaten Tuban bekerja di sektor pertanian, potensi ini harus mampu dikembangkan,” Ujar Wakil Bupati Tuban Riyadi, saat melaksanakan giat Sambang Deso Nyambung Roso, di Desa Maindu, Kecamatan Montong, bertepatan dengan penanaman bibit jeruk oleh kelompok tani dan masyarakat setempat.

Menurut Wabup, Penanaman dan pengembangan kebun jeruk oleh kelompok tani dan masyarakat di Desa Mindu, Kecamatan Montong, menjadi salah satu inovasi dan upaya mengembangkan sektor pertanian, hal itu juga senada dengan program One Village One Product, atau satu desa satu produk, yang memiliki peran besar untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Pengembangan satu desa dapat disinergikan dengan desa disekitarnya agar menjadi kawasan pengembangan, dan ini harus segera kita realisasikan,” kata Riyadi.

Dihadapan para petani, wakil Bupati Tuban yang juga didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Tuban, Eko Arif Yulianto, juga menyampaikan, jika pemerintah melalui dinas DKPPP, akan mendorong usaha pengembangan pertanian, tujuanya agar petani semakin makmur, mandiri dan sejahtera.

Diharapkan, para petani tidak hanya bercocok tanam tapi juga mampu menjadi pengusaha hasil pertanian. “Hasil pertanian di kabupaten Tuban harus dapat menguasai pasar lokal, jangan sampai hasil pertanian yang dijual di pasar bukan hasil bumi kabupaten Tuban,” serunya.

Wakil Bupati Tuban H Riyadi saat melakukan penanaman di desa Maindu

Sementara itu, Kepala Dinas KPPP, Eko Arif Yulianto menerangkan pihaknya siap mendukung pengembangan pertanian di desa Maindu maupun wilayah lain di Kabupaten Tuban. Salah satunya, dengan merencanakan program pendampingan bagi petani.

Eko Arif menambahkan hal tersebut selaras dengan visi misi Bupati dan Wabup Tuban berkaitan dengan peningkatan sektor pertanian secara luas. Langkah yang diambil para petani dinilai inovatif karena berkeinginan meningkatkan nilai tambah petani.

“Jadi nanti bukan hanya dijual dalam bentuk buah tapi sudah diolah dikemas dengan menarik supaya nilai jualnya bertambah,” tambahnya.

Ketua KTNA Montong, Mandar mengatakan kondisi tanah di desa Maindu cocok untuk tanaman tahunan, seperti jeruk, sukun, dan sirsak. Menyadari potensi yang ada, maka akan dikembangkan bersama masyarakat menjadi kawasan pemasok buah segar di Kabupaten. Sehingga mampu mengangkat ekonomi masyarakat, melalui munculnya usaha baru.

“Kami mengharapkan adanya dukungan dan pendampingan dari Pemkab Tuban,” pungkasnya nya. (Hakim/Met)