KANALNEWS.co, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) memutuskan untuk menunda laga Pra PON di Kalimantan, Bali, dan Sulawesi setelah tidak dapat menggelar pertandingan karena tidak mendapatkan izin kepolisian.

Sekretaris Jenderal PSSI Azwan Karim seperti dikutip situs resmi PSSI menyatakan, selain menunda laga Pra Pon di tiga provinsi itu, Zona lainnya dapat menggelar pertandingan setelah mendapat izin kepolisian adalah zona Maluku-Papua yang bermain di Stadion Mandala, Jayapura.

“Zona yang dapat izin, PSSI mempersilakan untuk terus berjalan dan sah sebagai pertandingan Kualifikasi PON,” katanya di Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Menurut Azwan untuk zona pertandingan yang telah mendapatkan izin pihak kepolisian pihaknya akan berkoordinasi dengan anggota Komite Eksekutif PSSI soal penyelenggaraan.

Sebelumnya, laga perdana Pra PON zona Kalimantan antara Kalimantan Utara melawan Kalimantan Barat pada Minggu (4/10) batal digelar setelah Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menarik izin pertandingan yang berlangsung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

Sebagai induk olahraga sepak bola di Indonesia, PSSI mengecam  keras surat Tim Transisi kepada Asprov PSSI terkait penyelenggaraan Pra PON karena dinilai bernada mengancam dan membuat gaduh sepak bola nasional.

Dalam Surat Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga bernomor 175/TT-KEMENPORA/IX/2015 yang ditujukan kepada seluruh asosiasi PSSI Provinsi dengan tembusan Mabes Polri yang isinya Asprov harus tunduk di bawah Tim Transisi yang meminta KONI dan Tim Transisi menyelesaikan isu yang merebak di masyarakat terkait penunjukan Asprov PSSI sebagai penyelenggara kompetisi Pra PON sepak bola.

“Ini salah satu bukti arogansi dan kegemaran mereka menggunakan bahasa kekuasaan dalam meneror sepak bola Indonesia,” ungkap Direktur Legal PSSI Aristo Pangaribuan,” menandaskan. (Herwan)