KANALNEWS.co, Palembang – Kesebelasan Sriwijaya FC mampu memanfaatkan secara sempurna kesempatan sebagai tuan rumah saat  menekuk tamunya Mitra Kukar dengan skor 3-1 pada lanjutan Liga 1 Indonesia pada laga yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Rabu (7/6/2017) malam.

Tiga gol klub berjuluk Laskar Wong Kito itu masing-masing diciptakan pada babak pertama melalui Risky Dwi Ramadhana (menit 13), Alberto Goncalves (menit 34) dan Tijani Belaid (menit 41), semenata gol tunggal Mitra Kukar tercipta pada babak kedua melalui Marclei pada menit 61.

Pada jalannya laga, Sriwijaya FC yang saat ini terpuruk di papan bawah yakni tepatnya peringkat 12 memenuhi janjinya bermain agresif sejak menit awal. Dua menit baru berselang, gelandang klub kebanggaan warga Palembanga Yu Hyun Koo langsung mengejutkan barisan pertahanan Mitra Kukar. Namun, disayangkan bola melebar dari tiang gawang.

Laga melawan Mitra ini adalah pertaruhan nasib pelatih Sriwijaya FC Osvaldo Lesa, dan secara tak kenal Laskar Wong Kito membongkar pertahanan Mitra Kukar. Serangan banyak dibangun dari sisi sayap kiri yang menjadi posisi gelandang andalan Laskar Wong Kito, Hilton Moreira. Berulang kali menyusuri sayap kanan lawan, akhirnya usaha ini membuahkan hasil.

Hilton mengirimkan umpan ke Alberto “Beto” Goncalves yang berada di area kotak penalti. Kemudian, Beto langsung memberikan umpan silang ke Risky Dwi Ramadhana yang langsung menyambutnya dengan tendangan “first time”. Skor 1-0 untuk Sriwijaya FC. Gol pembuka ini langsung disambut sorak sorai para pendukung Sriwijaya FC yang malam ini tidak sebanyak biasanya.

Pada menit ke-32, pemain belakang Sriwijaya FC Bobby Satria terpaksa ditandu keluar lapangan karena cedera bahu saat beradu duel udara dengan striker Mitra Kukar. Pelatih Oswaldo Lessa kemudian memasukkan Indra Permana.

Meski sudah unggul satu gol, Sriwijaya FC tak jemu-jemu melancarkan serangan bergelombang ke lini pertahanan Mitra Kukar. Hasil positif terjadi lagi pada menit ke-34. Kali ini giliran Beto yang lepas dari penjagaan pemain belakang lawan. Striker asal Brasil ini melesat ke kotak penalti dan sempat head to head dengan kiper sebelum ia menceploskan bola ke gawang. Skor 2-0 untuk Sriwijaya FC.

Sriwijaya tetap melancarkan serangan bertubi-tubi ke lini pertahanan lawan. Gol ketiga pun berhasil diciptakan. Berawal dari Hilton yang dijatuhkan Saefulloh di luar kotak penalti, wasit memberikan hadiah tendangan bebas. Adalah pemain marquee player asal Tunisia, Tijadi Belaid yang mengeksekusinya. Bola meluncur mulus masuk ke gawang meski sebenarnya ia ingin memberikan umpan ke Beto. Sriwijaya FC kembali menambah keunggulan menjadi 3-0. Skor ini bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra langsung mengganti dua pemain sekaligus yakni M Bachtiar dan Hendra untuk memasukkan Anindito Wahyu dan Adi Bayau. Hasilnya cukup meningkatkan performa tim dengan berhasil membobol gawang Sriwijaya FC melalui sepakan Marclei pada menit 61.

Penyearang Mitra Kukar yang sejak awal mengancam barisan pertahanan tim tuan rumah ini berhasil melenggang bebas ke area kotak penalti sebelum akhirnya melesakkan tendangan mematikan ke gawang. Skor pun berubah 1-3 untuk Mitra Kukar. Pada menit berikutnya, kedua tim melakukan beberapa kali penggantian pemain. Selain itu, dua pemain Sriwijaya FC Zalnando dan Teja Paku Alam diganjar kartu kuning oleh wasit. Meski kedua tim jual beli serangan hingga akhir babak tapi skor tetap bertahan 3-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Berikut susunan pemain kedua tim :

Sriwijaya FC : 4-4-2: Teja Paku Alam (pg), Marckho Sandy, Yanto Basna, Bobby Satria (Indra Permana/32), Zalnando, Hilton Moreira, Yu Hyun Koo (c), Ichsan Kurniawan (Hendra/91), Tijani Belaid (Manda Cinggi/76), Risky Dwi Ramadhana (Nur Iskandar/67), Alberto Goncalves. Pelatih Oswaldo Lessa.

Mitra Kukar : 4-3-2-1: Risky Pambudi, Wiganda (Abdul Gamal/84), Saefulloh (c), Jorge Gotor, Saiful Ramadhan, M Bachtiar, Sissoko, Abdul Rohim, Oh In Kyun, Yogi Rahadian (Dika Pratama/85), Marclei. Pelatih Jafri Sastra (Herwan)