KANALNEWS.co, Jakarta – Plt Ketua Umum Pengurus Pusat The Jak Mania julukan pendukung Persija Jakarta, Donal Aldainsyah dalam pernyataan sikapnya menyatakan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Harun Al Rasyid Lestaluhu dan Gilang usai mendukung klub kebanggaan ibukota itu dalam laga Derbi Persija vs Persib di Solo Jawa Tengah.

“Innalilahi wainalilahi Rojiun, telah berpulang saudara seperjuangan kami, Harun Al Rasyid Lestaluhu (Ambon) usai menyaksikan pertandingan Persija Jakarta melawan Persib Bandung hari Sabtu kemarin,” ujar Donal dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (7/11/2016).

Harun Al Rasyid yang berasal dari Korwil Kalimalang (Korda Jakarta Timur) pada hari Minggu, 6 November 2016 di Tol Palimanan Jawa Barat dan Gilang (Wakil Koordinator) Jakmania Pekalongan yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.

“Segala doa bagi almarhum semoga dilapangkan segala jalan. Pengurus Pusat The Jakmania berduka yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum. Juga PP The Jakmania turut berduka cita atas berpulangnya Gilang.”

Berdasarkan jatuhnya korban jiwa dari The Jakmania, maka PP The Jakmania perlu membuat sikap pernyataan. Adapun sikap pernyataan tersebut adalah sebagai berikut :

1. PP The Jakmania mengutuk keras aksi penyerangan terhadap rombongan The Jakmania di TOL Palimanan
2. PP The Jakmania meminta kepada aparat keamanan untuk mengusut tuntas kejadian penyerangan terhadap rombongan The Jakmania yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan korban luka.
3. PP The Jakmania memperingatkan kepada media untuk memberitakan segala sesuatunya secara adil dan sesuai dengan fakta yang ada, bukan hanya dari satu sumber ataupun sumber yang tidak bisa dibuktikan kredibilitasnya.
4. PP The Jakmania meminta kepada seluruh anggota maupun simpatisan The Jakmania untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi atas kejadian ini dan jadikan ini sebagai pelajaran untuk kita semua.
5. PP The Jakmania berharap tidak ada lagi korban jiwa maupun luka dalam sepak bola Indonesia.
6. Yang perlu diingat adalah bahwa kejadian di Tol Palimanan terjadi karena ROMBONGAN THE JAKMANIA DILEMPARI LEBIH DULU OLEH OKNUM-OKNUM YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB.
7. Pelemparan pada rombongan The Jakmania bukan hanya terjadi di Tol Palimanan, tapi juga terjadi sejak Tol Cipali sampai dengan Cikarang

Dengan Salam Jempol Telunjuk PP The Jakmania menyampaikan sepak bola seharusnya menyatukan, permusuhan hanya terjadi di lapangan dalam durasi 90 menit, selanjutnya kita masih sama, masih menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Kami percaya, Tuhan Maha Mengetahui segalanya, kami juga percaya bahwa keadilan akan berada pada pihak yang benar. Tak Kenal Lelah.. Pantang Menyerah.. Hadapilah Lawanmu.. Oren Sejati.. Takkan Berhenti.. Persija Sampai Mati.” (Herwan).