KANALNEWS.Co , Jakarta – Persija Jakarta sukses meraih poin penuh dengan mengalahkan tamunya sang juara Indonesia Super League (ISL) musim 2011/2012, Sriwijaya FC FC Palembang dengan skor 3-0 dalam laga terakhir di kandang Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Minggu petang.
Turun tanpa kapten tim Bambang ‘Bepe’ Pamungkas dan jenderal lapangan tengah Robertino Pugliura, Persija langsung keluar menyerang dari menit pertama. Maklum saja, berbeda dengan Sriwijaya yang telah mengunci gelar juara ISL, Persija butuh kemenangan demi mengamankan posisinya di klasemen ISL musim ini.
Persija pun tak butuh waktu lama untuk menuai hasilnya. Pada menit ke-14, Pedro Javier membuat seisi SUGBK yang dipadati suporter setianya, The Jakmania bergemuruh. Sepakannya hasil umpan tarik Jeong Kwang-sik tak mampu dijangkau kiper SFC Ferry Rotinsulu. Persija unggul 1-0.
Gol Pedro itu membuat anak asuh Iwan Setiawan tambah semangat. Tiga menit berselang tuan rumah menambah keunggulan. Giliran Rahmat Affandi yang unjuk gigi. Umpan jauh dari belakang berhasil ditanduk Pedro ke kotak penalti. Bola langsung dikejar Rahmat Affandi dan dengan cerdik pemain bernomor punggung 27 itu menyontek bola melewati Ferry. Skor jadi 2-0.
Sriwijaya mencoba bangkit. Namun, usaha Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan untuk menembus pertahanan Macan Kemayoran gagal karena rapatnya pertahanan Persija. Hingga babak pertama berakhir, skor masih 2-0 untuk keunggulan tim Macan Kemayoran.
Di paruh kedua, Sriwijaya mencoba bangkit. Serangan demi serangan terus dibangun Keith Kayamba Gumbs dan kawan-kawan. Namun, keasyikan menyerang justru jadi bumerang bagi tim yang diasuh Kas Hartadi ini..
Lagi-lagi Rahmat Affandi sukses menjebol gawang tim berjuluk Laskar Wong Kito ini. Menerima umpan terobosan Ramdani Lestaluhu, Rahmat langsung mematahkan jebakan offside Sriwijaya dan melepas tembakan akurat yang mengoyak gawang lawan. Skor 3-0 untuk Sriwijaya bertahan hingga laga berakhir.
Pelatih Persija, Iwan Setiawan menyambut gembira apa yang berhasil diraih timnya di laga kemarin. Apalagi suporter The Jakmania mendukung timnya dengan maksimal di laga terakhirnya di kandang SUGBK.
“Alhamdulilah tentunya saya sangat senang dengan hasil yang diraih pada pertandingan tadi (kemarin). Anak-anak bermain cukup semangat seseuai dengan apa yang sudah kami instruksikan sehingga kami bisa meraih kemenangan itu. Apalagi dukungan The Jakmania membuat pemain kami bersemangat,” ujar Iwan dalam jumpa persnya usai pertandingan.
Kegembiraan Iwan terlihat usai laga saat dirinya melakukan selebrasi dengan melepas baju koko yang selalu menjadi kebanggaanya saat memimpin dari pinggir lapangan ketika timnya berlaga. Baju Koko itu lalu diberikan kepada The Jakmania di tribun penonton. Dan pada saat jumpa pers dririnya mengenakan baju Persija berwarna putih.
Pelatih Sriwijaya FC, Kas Hartadi, mengatakan bahwa kekalahan timnya ini dikarenakan para pemainnya terlalu santai. Kepastian menjadi juara ISL menjadi penyebab anak asuhnya bermain di bawah peforma terbaiknya.
“Kami bermain terlalu santai. Meski memegang penuh kendali permainan, kami jarang membahayakan gawang lawan. Gol pertama Persija juga tercipta dari kesalahan pemain belakang kami. Sejak awal, saya menginstruksikan para pemain untuk tampil seperti biasa. Namun, saya akui dalam praktiknya, para pemain terlihat begitu santai,” ujar Kas Hartadi.
Dengan kemenangan ini, Persija tetap bertahan di peringkat empat dengan 52 poin. Persija unggul 4 poin atas penghuni posisi 5 Persiba Balikpapan yang tadi malam dijamu Arema Indonesia. Adapun Sriwijaya sudah dipastikan sebagai juara ISL pekan lalu dengan 73 angka. Ranoe Nirawan
Susunan pemain:
Persija Jakarta (4-4-2) :
Andrytani Ardhiyasa – Ismed Sofyan, Fabiano Beltrame, AA Ngurah Wahyu, Leo Saputra, Ramdani Lestaluhu/Rudi Setiawan, Amarzukih, Johan Juansyah/Hasim Kipuw, Jeong Kwang-sik/Octavianus, Rahmad Affandi, Pedro Javier.
Sriwijaya FC (4-3-3) :
Ferry Rotinsulu/Rifky Mokodompit – Supardi Nasir, Nova Arianto, Jamie Coyne, Mahyadi Pangabean/M. Sobran, Ahmad Juprianto, Ponaryo Astaman, Firman Utina, Muhammad Ridwan, Siswanto/Rizky Novriansyah, Keith Kayamba Gumbs






































