KANALNEWS.co, Jakarta – Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Raden Isnanta menegaskan pemerintah siap membantu penuh timnas U-16 dalam mencari bakat pemain berbakat untuk mengisi skuat timnas nantinya.
Hal itu ditegaskan Raden Isnanta saat menerima pelatih timnas U-16 Fachry Husaini di kantornya dan sebagai langkah awal dukungan pemerintah itu, Kemenpora mempersilakan Fachry untuk mencari bibit-bibit muda berbakat pada event Menpora Cup yang akan diikuti oleh 34 Provinsi dan 286 kabupaten.
“Jadi nantinya (Fachry) tidak harus blusukan keseluruh pelosok nusantara. Kan peserta Menpora Cup ini adalah hasil terbaik dari masing-masing daerah,” kata Isnanta di dampingi Asdep dan Ketua Panitia Nasional Liga Pelajar U-16 Mohamad Kusnaeni di Jakarta, Senin (13/2/2017).
Menurut Isnanta, sinergi antara Pemerintah dan PSSI sangat strategis untuk mewujudkan target timnas U-16 untuk bisa berkiprah tidak hanya di pentas Asia namun juga di dunia internasional.
Pada kesempatan itu, Fahcry mengakui banyak pemain-pemain berbakat dari hasil pelaksanaan Menpora Cup U-16 yang telah dilaksanakan oleh Kemenpora terutama dalam menggelar turnamen-turnamen untuk usia muda. “Ini adalah sumber-sumber pemain yang sangat potensial untuk saya terutama dalam membentuk pemain U-16 nantinya,” jelas Fachry.
Ia menuturkan, hasil dari turnamen itu tentu saja akan lebih memudahkannya dalam melaksanakan seleksi selain itu juga memangkas setengah dari rencana kerjanya karena semua pemain yang direkomendasikan dan hasil talent scouting ini mewakili dari seluruh wilayah Indonesia.
“Saya masih punya banyak sekali waktu karena itu pelaksanaannya pada bulan Juli, jadi saya masih punya lima bulan sehingga bisa menyusun periodesasi latihan sesuai dengan persiapan yang dibutuhkan,” katanya lebih lanjut.
Sebelumnya Fachry juga memantau pemain muda di Liga TopSkor U-13 dan Liga Kompas U-14 dan dalam pertemuan itu diserahkan hasil scouting atau pemantauan pemain dari kompetisi Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2016. Data pemain yang diberikan adalah pemain kelahiran 1 Januari 2002 dan setelahnya.
Fachry mengatakan, pemain-pemain yang telah dipantaunya akan kembali menjalani seleksi pada tanggal 23 Februari di Purwakarta dan mereka nanti akan dipanggil semuanya dan pada awal April mendatang sudah terpilih 40 pemain hasil seleksi dan tentu perjalanan untuk bulan Juli itu akan dilakukan pengurangan. “Awal April sudah masuk pemusatan latihan di Cijantung,” jelasnya.
Saat ditanya tim kepelatihan timnas U-16, Fachry enggan membeberkannya pasalanya hal itu masih ada SK dari pengurus, namun Ia mengaku sudah ada beberapa nama yang diusulkan.
“Saya butuh 1 asisten teknik, 1 asisten untuk penjaga gawang, 1 asisten untuk fisik. Piala AFF U-16 pada Juli 2017. Pada September 2017 ada Kualifikasi U-16 Piala AFC 2018, kemudian kami berharap semoga bisa lolos ke Piala Dunia U-17 pada 2019,” demikian Fachry. (Herwan)







































