KANALENWS.co, Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olahraga memastikan kompetisi Indonesia Soccer Championship digelar sesuai dengan jadwal pada 29 April mendatang dengan laga pembuka mempertemukan Persipura Jayapura melawan Persija Jakarta di Stadion Mandala.
“Banyak dinamika yang berkembang di media. Sesungguhnya kami telah satu suara. Intinya adalah sesuai dengan arahan presiden yaitu kick off dilakukan pada 29 April,” kata Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot S Dewa Broto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/4/2016).
Pelaksanaan kompetisi ISC yang dihelat oleh PT Gelora Trisula Semesta selaku promotor pertandingan yang akan diikuti 18 tim itu hingga kini belum mendapatkan rekomendasi dari Tim Transisi maupun Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Kedua badan bentukan Kemenpora itu hingga kini belum memverifikasi klub dan promotor dan belum akan mengeluarkan rekomendasi.
Namun Gatot memastikan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Tim Transisi maupun BOPI terkait dengan pelaksanaan liga yang sangat ditunggu oleh pecinta sepak bola di tanah air itu.
“Tadi malam kami sudah melakukan pertemuan. Pada intinya Tim Transisi dan BOPI tetap dibutuhkan. Mereka akan melakukan verifikasi berdasarkan ketentuan yang ada,” kata Gatot S Dewa Broto lebih lanjut.
Gatot mengaku sudah menyampaikan kepada PT GTS selalu promotor. Bahkan, pihaknya meminta kepada promotor untuk segera mengirimkan surat kepada Menpora Imam Nahrawi demi sebuah surat rekomendasi pelaksanaan kompetisi yang dikeluarkan oleh tim BOPI setelah mendapatkan rekomendasi dari Tim Transisi.
“Menpora sudah memerintahkan Tim Transisi dan BOPI melakukan verifikasi secepatnya dengan harapan permintaan presiden ada tata kelola atau reformasi sepak bola secara total bisa direalisasikan,” kata Gatot.
Menurutnya, dengan adanya kompetisi ISC ini bisa dipastikan kompetisi yang dimotori Tim Transisi jalan ditempat. Hal tersebut dibuktikan dengan sepinya peminat baik dari klub ISL maupun Divisi Utama. Semua klub saat ini fokus ISC A untuk klub ISL dan ISC B untuk klub Divisi Utama.
“Kompetisi yang digagas oleh Tim Transisi baru sebatas wacana dan hingga saat ini juga belum mendapatkan persetujuan dari Menpora Imam Nahrawi,” ujarnya. (Herwan)






































