KANALNEWS.co, Kuala Lumpur – Tim Task Force AFC (24/4) Selasa siang tadi telah bertemu dengan dua pengurus PSSI baik versi kepemimpinan Djohar Arifin Husin dan PSSI versi La Nyalla Mattalitti. Pertemuan tersebut digelar di Hotel Ritz Carlton, Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Malaysia.
Pertemuan tersebut tidak berlangsung secara bersamaan. PSSI kepemimpinan La Nyalla diberikan kesempatan pertama yakni pada pukul 12.00-14.00 waktu setempat. Selanjutnya PSSI pimpinan Djohar Arifin mendapatkan kesempatan setelah itu dengan durasi waktuyang sama.
Tim Task Force telah menerima pemaparan melalui delegasinya. Kubu PSSI La Nyalla diwakili oleh Sekjennya, Joko Driyono dan Hinca Pandjaitan. Lalu di kubu PSSI Djohar Arifin diwakili Wakil Ketua Umum, Farid Rahman dan Sekjen Tri Goestoro.
Dalam pertemuan dengan PSSI La Nyalla, tim Task Force menyambut pemaparan Joko dan Hinca. Mereka juga menerima beberapa dokumen penting, termasuk, hasil KLB di Hotel Mercure, Ancol, 18 Maret 2012 lalu yang didukung oleh 2/3 anggota PSSI. LA Nyalla yang ikut mendampingi pengurusnya ke Malaysia sangat yakin kalau AFC akan mengakui PSSI yang di pimpinnya.
“Saya tadi tidak ikut masuk. Karena sudah diwakilkan pak Joko (Driyono) dan Hinca. Intinya, PSSI hasil KLB Ancol ini akan segera dilegitimasi. Kami telah menyerahkan data KLB. AFC akan mempelajari lebih dalam dokumen tersebut, terutama membandingkannya dengan bukti-bukti yang dibawa PSSI versi Djohar. Semua data KLB itu tidak bisa ditolak oleh AFC,” ujar La Nyalla dalam pesan singkatnya.
Kemudiam Wakil Ketua Umum PSSI versi Djohar, Farid Rahman membenarkan bahwa pertemuan dengan Task Force AFC sudah dilakukan. Pertemuan berlangsung dari pukul 15.00- 16.30. Farid mengatakan bahwa poin-poin pertemuan dengan tim Task Force AFC tersebut tidak bisa ia ungkapkan karena hal tersebut telah disepakati.
“Untuk menghargai independensi Task Force, kami belum bisa sampaikan materi-materi yang dibicarakan di pertemuan tadi (kemarin),” ujar Farid saat dihubungi wartawan Selasa malam.
Menurut Farid, nantinya Task Forse sendiri yang akan merelease hasil pertemuan. Yang pasti PSSI menghargai kerja Task Force untuk menyeklesaikan masalah di Indonesia. “Kami sangat optimis berdasarkan pertemuan hari ini (kemarin) akan ada solusi, kami juga bersyukur bahwa Task Force masih melihat besarnya potensi sepak bola di Indonesia,” ujar Farid. Ranoe Nirawan/JN





































