KANALNEWS.co, Jakarta – Delegasi Teknik Federasi Renang Internasional (FINA) untuk cabang Polo Air – asal Iran, Khosrow Amini, menyatakan salut dengan keberadaan Stadion Renang Akuatik di komplek Gelora Bung Karno (GBK), milik Indonesia. Pertama dilihat dari sisi kelengakapan fasiliatas stadion dan kedua sisi waktu renovasi yang sangat cepat.
Hal tersebut diatas diungkapkan Khosrow Amini, pada acara jumpa pers usai perebutan kejuaraan Polo Air pada ajang kejuaraan test event road of Asian Games Jakarta-Palembang 2018, di Ruang Serbaguna, Stadion Akuatik GBK, Senayan, Jakarta, Jumat (15/12/2017).
“Pada tahun lalu saya datang ke sini semuanya masih kosong … dengan kolam yang terbuka. Namun, kini setelah direnovasi dengan pembangunan yang begitu cepat, Stadion ini menjelma menjadi kolam renang yang terlengkap di dunia, yaitu memiliki empat kolam. Yang pernah saya temui di tempat lain – biasanya – hanya tiga kolam saja,” kata Khosrow Amini.
Seperti sering dirilis media massa terbitan ibukota bahwa Stadion Akuatik GBK kini memang memliki empat kolam yang meliputi tiga kolam utama dan satu kolam pemanasan yang berstandar Olimpiade dari FINA. Masing masing kolam memiliki ukuran yakni renang (51,20 m x 25 m x 3 m), Polo Air (50 m x 25 m x 3 m), Loncat Indah (21 m x 25 m x 5 m) dan Pemanasan (20 m x 50 m x 1,4-2 m).
Saat ditanya waratwan tentang fasilitas Stadion Akuatik, Amini mengaku masih ada beberapa kekurangan yang harus segera diperbaiki, salah satunya adalah penambahan ruang ganti atlet dan ruang official.
“Menurut saya, dari semua fasiliatas kolam yang ada pada saat ini, yang perlu ditambah adalah ruang ganti atlet dan ruamg untuk official…itu saja,” pungkasnya. (mulkani)






































