KANALNEWS.co, Tangerang Selatan – Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengapresiasi pencapaian Perkumpulan Bulutangkis Jaya Raya yang selama 40 tahun telah banyak melahirkan juara olimpiade, juara dunia dan juara turnamen bergengsi dibawah BWF dan juga menyumbang pebulutangkis kedalam tim Thomas dan Uber Cup.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada atlet PB Jaya Raya yang sudah mengharumkan nama Indonesia di didunia,” kata Imam Nahrawai di gedung olahraga PB Jaya Raya Jalan Garuda kelurahaan Sawah Baru Ciputat Tangerang Selatan Banten, Kamis (15/9/2016).
Menurut Imam, PB Jaya Raya tidak hanya melahirkan banyak juara tapi telah memberikan inspirasi dalam komitemen mendidik, membina dan memajukan olahraga di tanah air khususnya cabang bulutangkis khususnya dibidang sports science untuk memajukan teknik dan kemampuan atlet untuk meraih prestasi gemilang.
“PB Jaya Raya menginspirasi pemerintah untuk mengembangkan dan menerapkan sports sciene,” katanya lebih lanjut.
Menpora juga termotivasi dengan semangat Ir. Ciputra selaku pendiri PB Jaya Raya yang di sisa usianya masih mengabdikan diri untuk kemajuan bulutangkis Indonesia dengan membangun GOR bulutangkis seuas 4.583 meter persegi yang berisi 16 lapangan, tribun penonton berkapasitas 500 orang, ruang fitnes, 10 ruang kelas, ruang rapat diatas lahan seluas 1,3 ha.
Selain membangun GOR, juga dibangun asrama 3 lantai seluas 1.693 meter persegi dengan 25 kamar putra dan 25 kamar putri yang mampu menampung 132 atlet.
“Seandainya Kota/Kabupaten di seluruh Indonesia mampu membangun GOR seperti Jaya Raya yang ada di Tangerang Selatan maka saya yakin Indonesia tidak hanya menjadi macan Asia namun akan menjadi macan dunia,” kata Menpora.
Pemerintah menurut Menpora juga telah berkomitemen dengan masa depan atlet Indonesia. Ia menceritakan saat bertemu dengan atlet peraih medali beberapa waktu lalu, saat bertanya kepada Susi Susanti apakah anaknya juga didik untuk menjadi juara dunia dan dijawab peraih medali emas olimpiade Barcelona bulutangkis dari nomor tunggal putri itu ingin anaknya menjadi pengusaha.
“Komitmen pemerintah memperhatikan masa depan atlet olimpian yang memperoleh medali termasuk paralimpian dengan memberikan jaminan hari tua. Ini baru permulaan kedepannya kita berharap tidak hanya pendidikan yang mendapatkan 20 persen dari APBN tapi olahraga juga mendapatkan anggaran 5 persen dari APBN,” katanya.
Pak Ci sapaan akrab Ciputra dalam sambutannya mengatakan akan lebih mengembangkan sport sciene untuk meningkatkan prestasi atlet PB Jaya Raya yang selama 2 gelaran olimpiade gagal mendulang medali emas. Dia ingin salah satu sekolahnya Universitas Ciputra membantu PB Jaya Raya untuk mengembangkan proyek sports sciene dalam jangka panjang melalui sportspeneur.
“Jaya Raya harus menciptakan juara. Percuma GOR didirikan kalau tidak melahirkan juara,” tegas pak Ci.
Hadir dalam peresmian itu, Ketua Umum PP PBSI Gita Wiryawan, Walikota Tangerang Selatan Airin Rahmi Diani, Ketua Umum PB Jaya Raya RudiĀ Hartono, atlet peraih medali emas olimpiade dari PB Jaya Raya Susi Susanti, Candra Wijaya, Hendra Setiawan dan Markis Kido, Alan Budikusuma, Icuk Sugiarto dan undangan lainnya.






































