Foto Antara

 

Kanalnews.co, JAKARTA- Ketua Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana mengungkapkan masih menunggu hasil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan 140 siswa SMP di Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT). Sampel sedang diperiksa oleh Badan Pengawas Makanan (BPOM).

“Kami sedang menunggu hasil kajian BPOM yang mengambil sampel makanan Senin,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana saat dihubungi, Kamis (24/7/2025).

Dadan menjelaskan MBG tersebut dibagikan pada Senin (21/7/2025). Namun keesokan harinya, ratusan murid tersebut mengalami gejala mual, muntah, dan pusing.

“Makannya Senin, Selasa pagi diketahui ada yang sakit dan makanan (MBG) Selasa belum dimakan,” ujarnya.

Sebelumnya, 140 siswa SMP Negeri 8 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari MBG. Ratusan murid merasa makanan yang diberikan terasa asin dan asam, terutama tahu dan sayurnya. (pht)