KANALNEWS.co, Banjarmasin – Palang Merah Indonesia (PMI) secara nasional masih kekurangan donor darah 1,1 juta kantong, dari empat juta jiwa lebih yang membutuhkan darah.
Hal itu dikatakan oleh ketua Bidang Palang Merah Remaja dan Sukarelawan Pengurus Pusat PMI HM Muaz saat ramah tamah dengan PMI Kalimantan Selatan pada Minggu (20/8/2017) malam.
“Untuk mengatasi keadaan tersebut maka upaya penting menjadikan makin bertambah banyak pendonor darah secara sukarela di Indonesia karena banyak orang yang membutuhkan darah untuk perjuangan hidup mereka,” katanya.
Ia menatakan, dari berbagai belahan dunia, hanya tujuh negara termasuk termasuk Indonesia yang menggunakan sistem donor terhadap kebutuhan darah bagi seseorang, selainnya masih menggunakan sistem jual beli dan guna memenuhi kebutuhan darah penduduk dunia, di Perancis berdiri pabrik pembuatannya yang mereka ambil dari ari-ari.
“Tetapi Palang Merah Internasional tidak merekomendasikan darah buatan eks pabrik di Perancis, karena tidak sama kandungan mutu dengan transfosi darah murni dengan sistem donor,” ujarnya. (Setiawan)










































