KANALNEWS.co, Semarang – Kepolisian Resort Kota Besar Semarang pada Kamis malam membubarkan kegiatan deklarasi pembentukan Front Pembela Islam (FPI) Kota Semarang yang digelar di rumah salah seorang pengurus FPI Jawa Tengah di Semarang Jawa Tengah.
“Demi keamanan dan kenyamanan bersama, acara ini dibubarkan,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji usai audiensi dengan perwakilan FPI dan organisasi kemasyarakatan penolak kegiatan itu.
Menurut dia, keputusan pembubaran deklerasi tersebut diambil mengingat banyaknya penolakan terhadap pembentukan FPI Kota Semarang yang digelar di rumah Ketua Advokasi Hukum FPI Jawa Tengah Zainal Abidin.
“Ada atau tidaknya FPI, Kota Semarang tetap aman. Terkait kemanan dan lain-lain, ada kepolisian,” tegasnya.
Sebelumnya, ratusan personel kepolisian dikerahkan untuk menjaga lokasi kegiatan pembentukan Front Pembela Islam Kota Semarang dan personel gabungan Polrestabes Semarang dan Polda Jawa Tengah tersebut sudah berjaga sejak mulut Jalan Pergiwati I Nomor 19, Bulu Lor, Semarang Utara.
Sementara itu, sekitar seribu orang yang berasal dari berbagai ormas telah berada di sekitar lokasi digelarnya kegiatan FPI.
Sejumlah ormas yang menyatakan menolak kegiatan tersebut di antaranya Ansor, Laskar Merah Putih, Garda Nusantara, serta Patriot Garuda Nusantara. (Setiawan)










































